DIRGAHAYU RI KE-69

DIRGAHAYU RI KE-69

Berita Palestina

Pariwisata

QUOTE : Jadikanlah Hari Ini Lebih Baik dari Hari Kemarin


Ucapan Selamat

Ucapan Selamat

Iklan Dukacita DPRD Kota Bandung Atas Meninggalnya Ayahanda Walikota Bandung



Kamis, Desember 30, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Menpora: Kalah Menang Harus Ksatria

Jakarta, (publikaNews) - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meminta seluruh masyarakat Indonesia berjiwa ksatria dalam menyikapi hasil pertandingan final Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Malaysia di Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (29/12).

"Kalah menang harus diterima dengan jiwa ksatria. Ini adalah sebuah pertandingan, pasti ada yang menang dan kalah," katanya pada jumpa pers dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia di Kantor Kemenpora di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, meski Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia di pertandingan final pertama di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, peluang Indonesia menjadi juara Piala AFF 2010 masih terbuka.

Peluang untuk memenangkan pertandingan, kata dia, memang berat, tapi dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia serta permainan maksimal dari seluruh pemain pihaknya optimistis target akan terpenuhi.

"Bola itu bundar. Kesempatan untuk menang masih ada. Kami menghimbau kepada masyarakat juga memberikan yang terbaik pada pertandingan nanti," katanya menambahkan.

Ia menjelaskan, pertandingan final Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Malaysia harus dilihat dari sisi sportifitas bukan dari sisi lain seperti politik. Untuk itu, Andi berharap kedua tim mampu menunjukkan kualitasnya.

"Saya prediksi Indonesia akan mampu unggul 5-1 seperti babak penyisihan lalu," katanya dengan senyum khasnya.

Ia menjelaskan, jika timnas mampu merebut Piala AFF 2010, pihaknya akan memberikan bonus khusus bagi pemain dan jajaran ofisial. Hanya saja pihaknya belum memberikan pasti besar nominalnya.

Sementara itu Menteri Belia dan Sukan Malaysia Dato Ahmad Shabery Cheek berharap yang sama. Pada pertandingan nanti diharapkan kedua tim bisa menunjukkan sportifitas yang tinggi.

"Pertandingan harus dilihat dari perspektif olahraga. Jadi semuanya harus sportif," katanya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, meski peluang Malaysia untuk merebut juara Piala AFF 2010 untuk pertama kali terbuka pihaknya tetap waspada akan pergerakan timnas Indonesia yang saat ini didukung puluhan ribu pendukungnya.

"Saya optimistis Malaysia bisa seri lawan Indonesia. Bahkan bisa menang," katanya menambahkan.

Ditanya masalah bonus jika timnas Malaysia menang pada Piala AFF 2010, pihaknya akan memberlakukan dengan cabang olah raga yang sama karena levelnya baru tingkat ASEAN.(ant)
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Kapal Dukungan-Asia Segera Berlayar ke Gaza

Damaskus, (publikaNews) - Sebuah kapal bantuan yang didukung oleh aktivis-aktivis Asia akan berlayar ke Jalur Gaza dari Suriah, seorang jurubicara untuk kelompok Palestina yang bermarkas di Suriah mengatakan, Senin.

Asia 1 yang berbendera Sierra Leone sedang menunggu izin dari Mesir untuk berlayar ke pelabuhan El-Arish Mesir, tempat muatannya akan diangkut lewat darat ke Gaza, jelas Khaled Abdel-Majid pada AFP.

Beberapa organisasi amal Asia, sebagian besar dari India, berada di belakang prakarsa itu, dan kapal tersebut juga akan membawa puluhan aktivis dari negara-negara Asia, tambah Abdel-Majid.

Lebih dari 100 aktivis lain akan terbang ke Mesir dalam upaya untuk berhubungan dengan konvoi bantuan itu, katanya. Menurut dia, para aktivis itu berasal dari sejumlah negara termasuk Iran, Jepang, Pakistan dan Afghanistan.

Kapal itu akan membawa bantuan senilai satu juta dolar berupa obat, bahan makanan dan boneka dan juga empat bus serta 10 generator listrik untuk rumah sakit, kata pejabat Palestina tersebut.

Israel telah menerapkan blokade yang melumpuhkan Gaza sejak kelompok-kelompok Palestina menangkap salah seorang prajurit Israel pada Juni 2006.

Blokade itu diperkuat setahun kemudian setelah gerakan Islam Hamas merebut kekuasaan di wilayah kantung pantai itu menyusul pertempuran mematikan dengan kelompok Fatah pimpinan presiden Palestina Mahmud Abbas.

Israel melonggarkan blokade itu setelah serangan 31 Mei terhadap armada kapal bantuan yang menewaskan sembilan aktivis Turki dan memancing kutukan internasional.(ant)
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Hakim Tolak Pembelaan Perwira Penganiaya Wartawan

Banda Aceh, (publikaNews) - Majelis Hakim Pengadilan Militer Banda Aceh memutuskan menolak pembelaan (eksepsi) diajukan oknum perwira TNI, terdakwa penganiaya wartawan, Lettu Inf FA, karena dinilai tidak logis.

Ketua Majelis Hakim, Mayor CHK Waluyo dalam sidang lanjutan, Selasa menyatakan, dakwaan kasus penganiayaan wartawan Harian Aceh, Ahmadi yang dibuat Oditur Militer sudah memenuhi ketentuan berlaku.

"Dengan ini majelis hakim memutuskan, eksepsi penasihat hukum terdakwa tidak bisa diterima. Menyatakan dakwaan oditur militer dapat diterima," kata Waluyo yang didampingi hakim anggota Mayor CHK Djundan dan Mayor Sus Mirtusin.

Eksepsi terdakwa disampaikan dalam sidang sebelumnya melalui penasihat hukumnya Kapten CHK Beni Kurniawan meminta majelis membatalkan dakwaan oditur, karena dinilai kabur dan tidak cermat dalam mengurai kronologi, tempat serta lokasi kejadian.

Sebelumnya oditur Mayor Sus Jamingun telah menyanggah bahwa dakwaan mereka buat telah lengkap dan jelas mengurai kasus tersebut, serta sudah memenuhi ketentuan dalam pengadilan militer.

Setelah mempertimbangkan penilaian kedua pihak, Waluyo memutuskan bahwa dakwaan diajukan oditur militer sudah memenuhi ketentuan dan sudah cermat mengurai kronologi, lokasi dan waktu kejadian.

"Sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, majelis hakim menilai bahwa dakwaan oditur militer sah dan dapat diterima," kata Waluyo.

Dakwaan yang menyebutkan bahwa Lettu Inf FA, mantan Pasi Intel Kodim 0115 Simeulu, Aceh, menganiaya dan merusak peralatan wartawan Ahmadi di Lapangan tembak Makodim setempat, Jumat 21 Mei 2010 dinilai sudah cermat.

Majelis memutuskan melanjutkan mengadili perkara tersebut atas dakwaan oditur militer yang diajukan pada sidang perdana sebelumnya dan meminta oditur menghadirkan saksi-saksi untuk pembuktian.(ant)
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Tarif Hotel di Anyer Naik 10 Persen

Anyer, Serang (publikaNews) - Menjelang Tahun Baru 2011, tarif hotel dan resort di Anyer dan Cinangka Kabupaten Serang, Banten, naik 10 persen dibanding hari biasanya. "Kenaikan berkisar 10 persen dari tarif biasa, dan itu terjadi bukan hanya di Marbella Convention & Spa saja, tetapi semua hotel juga menaikan tarifnya," kata Publik Relaton Marblella Convention & Spa Shinta N Israsari, Selasa.

Kenaikan tersebut, katanya, belum termasuk sejumlah paket yang akan diselenggarakan oleh pihak Marbella pada malam pergantian tahun, seperti gala dinner, pesta kembang api, dan sejumlah paket hiburan lainnya.

General Manager Pisita Resort Handomo secara terpisah menjelaskan, kenaikan tarif resotr sebesar 10 persen sangat wajar menjelang tahun baru.

"Saya rasa di mana pun, jika permintaan sedang banyak, maka harga akan mengalami kenaikan," katanya menjelaskan.

Kenaikan tarif yang diberlakukan di Pisita Resort katanya, selalu terjadi jika menjelang hari besar, seperti tahun baru dan masa liburan.

"Inflasi yang terjadi, juga mempengaruhi kenaikan tarif hotel dan resort," katanya.

Keniakan tarif hotel masih menurut Handomo, diluar sejumlah paket yang ditawarkan, termasuk menu makan khas yang akan disajikan pada malam pergantian tahun.

"Jadi kalau dihitung-hitung kenaikan tarif hotel membengkak, dan saya rasa wajar, karena service dan pelayanan yang disajikan juga berbeda," katanya. (ant)
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Awal Januari 2011 Kota Bandung Berlakukan SIAK Online

Bandung, (publikaNews) - Sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) merupakan sistem administrasi kependudukan berbasis teknologi informasi komunikasi secara online. SIAK memfasilitasi pengelolaan administrasi kependudukan (adminduk) di tingkat Nasional dalam hal ini Dirjen Adminduk Kementerian Dalam Negeri (Kemmendagri) sebagai instansi pelaksana dan penyelenggara sebagai satu kesatuan.



Beradasar Keputusan Presiden (Keppres) No 88/2004 tentang Pengelolaan Administrasi Kependudukan dan Permendagri No 18/2005 tentang Administrasi Kependudukan, fungsi dasar dari sistem ini, mewajibkan pemerintah untuk mencatat dan mengadministrasikan seluruh penduduk secara tertib. Sedangkan pada tataran operasional, berfungsi menertibkan dokumen kependudukan, mengumpulkan dan memutahirkan database kependudukan untuk mewujudkan pengelolaan data kependudukan secara nasional.



“SIAK secara online di Kota Bandung dilaksanakan 5 Januari 2011. Untuk kesiapan, kita telah lakukan pemutahiran data pada 30 kecamatan di Kota Bandung. Kini masih dalam proses dan 30 Desember bulan ini diharapkan harus sudah selesai,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, H. Ema Sumarna pada launching implementasi SIAK di Kota Bandung, di Kecamatan Penyileukan Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (27/12).



Upaya lainya, Ema menambahkan, Disdukcapil Kota Bandung jugas telah menyiapkan tempat perekaman data kependudukan (TPDK) disetiap kecamatan, pemasangan jaringan internet beserta fasilitas pendukungnya, pelatihan SDM petugas dan sosialisasi kepada masyarakat. “Penerapan SIAK online akan merciptakan tertib adminduk, menunjang pelayanan dokumen-dokumen kependudukan berupa kartu tanda penduduk, kartu keluarga dan akta-akta kependukan lainnya, baik akta kelahiran dan akta kematian, tidak kalah penting juga data statistik kependudukan,” jelasnya.



Manfaat SIAK secara online bagi masyarakat, proses pembuatan KTP dan KK waktu penyelesaianya lebih cepat, tepat dan praktis. Sedangkan bagi pemerintah, menyediakan data valid baik untuk keperluan pemilu legislatif, pemilu presiden, pemilukada serta data akurat untuk kepentingan perencanaan pembangunan secara menyeluruh. “SIAK secara online, mencegah seseorang memiliki identitas ganda kependudukan. Siapapun penduduk Kota Bandung yang tidak tercatat dalam database kependudukan, secara otomatis akan ditolak sistem ini,” jelas Ema.



Bagi Warga Kota Bandung, tidak terkecuali yang KTP dan KK nya masih berlaku, Ema mengingatkan, segera menyesuaikan identitasnya sesuai anminduk SIAK online di kecamatannya masing-masing. Penandatangan KTP dan KK sistem ini, kini kewenangan ada pada Kepala Disdukcapil. Namun guna mempercepat proses, berdasar Kepmendagri No. 471/1688/MD/2009, tandatangan Kepala Disdukcapil dengan scanner. “Keabsahan harus ada pengesahan paraf Camat, termasuk membubuhkan stampel cap basah”.



Penerapan SIAK juga, imbuh Ema, merupakan dasar penerapan nomor induk kependudukan (NIK) Nasional serta penerapan Elektronikal KTP (E-KTP) pada 2012. Penggantian KTP berbasis NIK Nasional ini termasuk KK, Pemkot Bandung masih memfasilitasi pembiayaanya. Fasilitasi pembiayaan ini dituangkan dalam Perda Kota Bandung Nomor 29 tahun 2009 tentang retribusi pelayanan administrasi kependudukan. “Pembuatan KK, KTP, akta kelahiran dan akta kematian tidak dipungut biaya atau gratis”.



Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Adminitrasi Pemerintahan Umum, Timbul Butarbutar menyatakan, SIAK dirancang untuk memudahkan input dan pemrosesan data kependudukan dengan berbagai bariabel. Infromasi akurat yang dihasilkan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam perumusan kebijakan dan pelayanan publik.



SIAK sebagai sistem adminduk baru, dikemukakan Dada, secara spesifik mengelola administrasi kependudukan mendekati akurat dan mencegah terjadinya duplikasi. Namun operasionalisasinya menurutnya, sangat ditentukan ketersediaan prasarana dan sarana memadai, termasuk kemampuan APBD, SDM pelaksana dan prosedur yang terintegrasi diantara stakeholder.



Launching diharapkan Dada, menjadi bukti kesiapan Kota Bandung mengelola data kependudukan berbasis teknologi informasi. Sedangkan dtataran implementasi, Dada juga berharap, Kota Bandung benar-benar memiliki dokumen adminduk yang valid juga akurat. Terlebih ada dampaknya terhadap peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan publik khususnya dibidang adminduk. Dalam arti, mampu memberikan kemudahan dan kepastian bagi siapapun yang membutuhkan. Bagian yang menuruitnya sangat penting dari reformasi birokrasi yang sedang dijalankan Pemkot Bandung.
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada Masjid Punya Kekuatan Besar Dorong Pertumbuhan Sosial Ekonomi Kota

Bandung, (publikaNews) - Masjid harus dipahami bukan sekedar tempat ibadah ritual. Masjid juga harus dipahami sebagai tempat pusat ibadah sosial dalam peningkatan kesejahteraan umat, baik secara lahiriah maupun batiniah. Tidak sedikit orang, memandang masjid hanya sebagai tempat shalat, pengajian serta kegiatan lain terutama dalam kapasitasnya merealisasikan ajaran Islam. Padahal dibalik semua itu, masjid bisa menjadi kekuatan sosial ekonomi dan budaya dalam memerangi kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.



Banyak bukti tidak sedikit masjid di Kota Bandung, mampu berperan sebagai pemberdayaan jamaahnya di berbagai aspek kehidupan yang berkontribusi terhadap peningkatan harkat martabat umat, ungkap Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, H. Oji Mahroji, membuka pelatihan manajemen tata kelola masjid, di Masjid Ar Risalah PD Persis Kota Bandung, Jalan Astanaanyar.



Untuk mengoptimalkan potensi, kata Dada, pengurus masjid harus memiliki ilmu dan ditingkatkan pengetahuannya bagaimana memanaje masjid dengan baik. Manajemen masjid tidak jauh berbeda dengan manajemen bidang lain yang subtansinya merencanakan, mengorganisasikan, menggerakan dan mengendalikan sumber-sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan. Pelatihan manajemen masjid sangat penting, terutama untuk menggali dan mengembangkan potensi masjid beserta komunitas umatnya menuju kemaslahatan yang lebih luas.



Dada mengharapkan, masjid-masjid di Kota Bandung bisa berperan sebagai institusi yang dapat melakukan aktivitasnya secara tertib, teratur dan terukur. Masjid bisa secara optimal berperan sebagai pusat ibadah ritual sekaligus pusat ibadah sosial. Jika peran ini bisa diwujudkan, masjid-masjid di Kota Bandung bisa menjelma menjadi kekuatan besar yang mendorong pertumbuhan sosial ekonomi kotanya. Saya akan terus meningkatkan nilai insentif melalui bantuan keagamaan khususnya peningkatan fungsi sosial ekonomi masjid, baik dalam bentuk pengembangan koperasi syariah, pembinaan UMKM, pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.



Kepala Kementerian Agama Kota Bandung. H. Diding menyatakan, pelatihan manajemen masjid kini telah menjadi bagian dari kebijakan instusinya karena sudah ada Surat Keputusan (SK) Kemenag ayang dilaksanakan melalui Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). PD Persis Kota Bandung telah memulainya lebih dulu. Ini akan kita kembangkan kesemua masjid di Kota Bandung, ujarnya.



Melindungi dan mensejahterakan umat khususnya jamaah masjid, adalah juga tanggung jawab pengurus masjid dan DKM nya, karena masjid tempat bernaung umat. Mewujudkannya, masjid perlu dimenaje baik dan diperjuangkan bersama. Ini menguatkan organisasi Islam dalam penanganan persoalan sosial ekonomi umat, imbuh Diding yang prihatin, masih menyaksikan tidak sedikit umat muslim diakhir menjelang hayat, dirawat dan dibantu fasilitas pelayanan kesehatan non muslim. Kondisi yang dikhawatirkan, adanya pembelokan keimanan menjelang ajal.



Ketua PD Persis Kota Bandung, H. Anwarudin menuturkan, pelatihan diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggotanya, khsusnya para pengurus ditingkat cabang (PC) dan DKM dalam tata kelola masjid, memahami status kedudukan dan teknis manajemen organisasi. Tertib adminstrasi dan kesekretariatan termasuk yang akan kita benahi, juga kelengkapan organisasi. Alhamdulillah, dari lebih kurang seratus masjid Persis di Kota Bandung, hadir mengikuti pelatihan ada 150 orang peserta, tuturnya.
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Serah Terima TPPS Gedebage

Bandung, (publikaNews) - Lahan TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara) Gedebage, secara resmi diserahkan dari Gapensa (Gabungan pengusaha kecil dan jasa) kepada Pemerintah Kota Bandung melalui PD. Pasar Bermartabat. Serah terima dilakukan langsung oleh PJs. Dirut PD. Pasar Bermartabat Heryadi dan Ketua Gapensa Aceng Eno, disaksikan oleh Wali Kota Bandung Dada Rosada, di lokasi Cimol Centre Gedebage, Kamis (23/12).



Lahan seluas 3 Ha, yang diterima oleh Pemkot Bandung tersebut rencananya akan dibuat ruang terbuka hijau, sebagai Taman. Hal tersebut dikemukakan oleh Wali Kota Bandung, Dada Rosada. Lahan bekas penampungan ini akan kita buat sebagai taman, agar nantinya di sini banyak air dan nyaman karena banyak pohon, ujar Dada Rosada.



Kepada para pedagang yang menempati TPPS kemudian sekarang menempati kios di Cimol Centre Gedebage, Wali Kota Bandung mengucapkan terima kasih karena mau pindah ke lokasi pasar yang baru, dan selamat karena saat ini mereka bukan pedagang kaki lima lagi. Saya ucapkan selamat, karena sudah bukan pedagang kaki lima lagi, tapi sudah menjadi pedagang yang bermartabat, dan tidak perlu khawatir akan dikejar-kejar oleh petugas Satpol PP, ujar Dada.



Pasar yang sekarang ditempati oleh para pedagang, menurut Dada tipenya sama seperti pasar yang ada di luar negeri, tetap seperti pasar tradisional yang harga kiosnya terjangkau oleh pedagang lama. Kita jangan hanya ingin membangun pasar yang modern, tetapi tidak bisa diisi oleh pedagang lama, karena harga kiosnya tidak terjangkau, sehingga nantinya para pedagang tetap berjualan di luar, ” jelasnya.



Terkait dengan keinginan salah seorang pedagang, Darwis, agar diberikan bantuan untuk permodalan dan keringanan untuk pembayaran kios, Dada Rosada berjanji untuk membantunya. Insya Allah akan saya bantu keinginan dari para pedagang tersebut, ujarnya.



Dada juga berpesan kepada para pedagang agar berhati-hati terhadap jaringan listrik yang ada, jangan sampai mencuri listrik, dan sembarangan menyambungnya, karena dapat menimbulkan korsleting, yang nantinya dapat menyebabkan kebakaran. Jangan sampai, amit-amit kejadian di pasar andir terjadi disini, hanya kesalahan seseorang atau kesalahan kecil, semua merasakan akibatnya, paparnya.



Sementara itu menurut ketua Gapensa, jumlah pedagang yang ada di TPPS berjumlah 2.400 orang, pedagang tersebut berasal dari eks pedagang di Cibadak dan Tegallega. ”Ketika datang ke Gedebage, keadaannya tidak seperti sekarang, tapi ditutupi oleh alang-alang, bahkan di blok F dan G merupakan tempat pembuangan sampah, Ujar Aceng.



Menurutnya, para pembeli yang datang ke Gedebage sebenarnya bukan mencari corak pakaian, tetapi membeli merk dari pakaian tersebut. Tetapi saat ini untuk meningkatkan pendapatan, setahap demi setahap barang-barang yang dijual bukan hanya barang bekas saja, tetapi barang baru pun banyak yang dijual. Mungkin ke depannya di gedebage ini akan dibangun juga konfeksi sehingga seperti di tegalgubug, ungkap Aceng Eno.



Pasar Gedebage ini, menurut Aceng, merupakan pilot project, bukan hanya di Kota Bandung atau Jawa Barat, tetapi juga merupakan percontohan di Indonesia.



Sedangkan PJs. Dirut PD. Pasar Bermartabat, mengingatkan kepada para pedagang agar menjaga dan memelihara pasar yang ada saat ini. Kalau bukan oleh kita oleh siapa lagi pasar ini kita pelihara, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Pemkot Bandung Serahkan Dana Hibah Keagamaan dan Bencana Alam

Bandung, (publikaNews) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam upaya mensejahterakan umat dan kemajukan pembangunan bidang keagamaan, memberikan dana hibah kepada para guru madrasah diniyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bandung dan sejumlah pondok pesantren. Hibah juga diberikan kepada warga pedagang pasar korban musibah kebakaran (Pasar Ujungberung, Gedebage), serta pegawai pemkot yang melaksanakan ibadah haji di musim haji 2010 sebagai kadeudeuh. Diserahkan Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada di Gedung Serbaguna Bermartabat Balaikota, Jalan Wastukancana 2 Bandung, (24/12).



Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, H. Ubad Bachtiar melaporkan, besaran dana hibah yang disalurkan didasarkan atas prioritas kebutuhan yang diajukan. BAZ Kota Bandung menerima Rp. 50 juta, DMI untuk 30 koperasi syariah Rp. 300 juta, Guru Madrasah Diniyah untuk 1.161 guru masing-masing Rp. 1,2 juta ( Rp. 1,3932 milyard), pondok pesantren senilai Rp. 1,1 milyard untuk 4 pontren dan 225 orang kadeudeuh haji Rp. 225 juta.



Hibah bencana alam (kebakaran, banjir, puting beliung), diberikan kepada 12 kecamatan diantaranya Kecamatan Panyileukan, Mandalajati, Ujungberung, Cibiru, Arcamanik, Cibeunying Kidul, Sumur Bandung, Cicendo, Cidadap, Bandung Wetan, Astanaanyar dan Bojongloa Kaler dengan total bantuan Rp. 649.040.200,00.



Ketua DMI Kota Bandung, H. Buchori Muslim mewakili penerima hibah mengatakan, bantuan setidaknya akan meringankan beban sosial ekonomi masyarakat. DMI yang sebelumnya di 2008 menerima hibah Rp. 670 juta untuk pengembangan koperasi syariah di 30 kecamatan. Bantuan yang menurutnya harus dipertanggungjawabkan tidak saja secara administratif tapi juga pemanfaatannya.



Disetiap kecamatan, koperasi syariah kami rata-rata beranggotakan tidak kurang dari seratus orang. Pengembangannya cukup membanggakan. Dari 30 yang mendapat bantuan, 18 diantaranya diklasifikasikan baik. Kita akan terus pantau perkembangannya. Insya Allah Januari mendatang akan kita kumpulkan untuk evaluasi. Alhamdulillah sekarang kembali ditambah Rp. 300 juta, ungkap Buchori.



Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada mengingatkan, penerima bantuan khususnya pedagang pasar yang terkena musibah kebakaran, kedepan agar lebih hati-hati dalam aktivitasnya. Terjadinya kebakaran pasar, menurutnya minimal ada 3 hal penyebab. Ketiga hal itu disebutkannya, tidak profesional dan tidak berkualitasnya pekerjaan pengembang, fisik bangunan lapuk karena sudah lama dan ada oknum masyarakat atau oknum pedagang yang mencoba-coba menambah aliran atau mencuri listrik.



Pasar itu tidak boleh ada kegiatan menginap untuk tidur atau aktivitas rumah tangga masak memasak. Makanan pun sebaiknya yang siap saji. Satu berbuat dosa tapi semua harus menanggung resiko, ujar Dada.



Dirinya sangat prihatin dengan musibah kebakaran Pasar Andir. Tidak kurang 145 orang kehilangan tempat jualan dan barang dagangannya. Bahkan dirinya yakin, diantara pedagang yang terkena musibah tidak mustahil ada yang tidak punya uang untuk kembali bearktivitas. Kita maunya bisa bantu sesuai kebutuhan. Maunya kebutuhan karena kebakaran Rp. 100 juta, kita maunya juga bantu Rp. 100 juta. Tapi karena anggaran kita juga terbatas, dan yang harus dibantu juga banyak, tentunya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bantuan mudah-mudahan bisa meringankan, ungkapnya.



Terhadap pedagang Pasar Andir, Pemkot akan memprioritaskan agar mereka bisa secepatnya beraktivitas ditempat penampungan pedagang sementara (TPPS) di Jalan Waringin. “Mereka adalah pedagang legal yang harus kita prioritaskan. Yang harus mengalah justeru para PKL disana,” tandasnya.
Selasa, Desember 28, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Iran Siap Wujudkan Aspirasi Kaum Muslimah

Teheran, (publikaNews/IRNA-OANA) - Penjabat di Kementerian Luar Negeri Iran Ali-Akbar Salehi menyampaikan kesediaan Teheran untuk membantu mewujudkan aspirasi kaum Muslimah.

Ia mengeluarkan pernyataan itu di dalam sambutan pada acara penutupan pertemuan ketiga tingkat menteri Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengenai urusan perempuan.

Pertemuan tiga-hari tersebut diselenggarakan di ibu kota Iran, Teheran, dengan dihadiri oleh utusan dari sejumlah negara anggota OKI termasuk dari Lebanon, Mesir, Sudan, Suriah, Somalia, Maladea, Mali, Malaysia, Pakistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, Republik Azerbaijan dan Bangladesh.

Para peserta pertemuan itu membahas peran sangat besar yang dimainkan oleh kaum perempuan di dalam masyarakat Muslim serta peningkatan lebih jauh keikut-sertaan konstruktif perempuan di dalam beragam kegiatan kebudayaan, politik, ekonomi dan sosial.

"Kementerian Luar Negeri Iran dan lembaga di bawahnya siap bekerja sama dengan perempuan elit di negara Islam," kata Salehi.

Ia menambahkan peningkatan status perempuan di dalam masyarakat adalah salah satu sasaran utama Revolusi Islam di Iran.

Salehi, yang mengecam cara perempuan diperlakukan di Barat, mengatakan masyarakat Barat berusaha merendahkan peran perempuan di berbagai bidang, terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ketika menekankan akhlak adalah dasar bagi kehadiran perempuan di dalam masyarakat Islam, Salehi menyampaikan harapan bahwa kaum Muslimah akan lebih meningkatkan status mereka dan juga meningkatkan kerja sama mereka dengan kaum perempuan lain di dalam masyarakat.(ant)
Rabu, Desember 22, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Korsel Mulai Pelatihan Militer Tiga Hari

Seoul (publikaNews/Xinhua-OANA) - Korea Selatan melaksanakan latihan selama tiga hari di lepas pantai timur Semenanjung Korea yang dimulai pada Rabu, dua hari setelah Seoul mengadakan pelatihan penembakan dengan peluru tajam di dekat perbatasan yang tegang, kata Kementerian Pertahanan Korsel.

Menurut laporan setempat, latihan tersebut dilakukan 100 kilometer arah selatan laut timur yang berbatasan dengan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) pada Rabu hingga Jumat dengan melibatkan kapal perang Angkatan Laut dan helikopter anti-kapal selam, Lynx.

Sebuah langkah serupa secara terpisah juga direncanakan oleh Korsel untuk melaksanakan pelatihan skala besar yang melibatkan artileri serta jet tempur di kawasan Pocheon, 40 kilometer timur laut Seoul dan 25 kilometer arah selatan dari perbatasan darat antara kedua Korea yang dijaga ketat.

Latihan yang bertujuan untuk menguji kekuatan tembakan akan menjadi latihan gabungan antara Angkatan Darat dan Angkatan Udara.

Pejabat mengatakan bahwa hal itu merupakan bagian latihan rutin setelah latihan penembakan yang diadakan Korsel pada Senin dari pulau perbatasan barat, Yeonpyeong yang ditembaki oleh DPRK pada November.

DPRK telah berulang kali menyatakan pembalasan atas latihan itu namun tidak langsung bereaksi terhadap apa yang disebut provokasi "gegabah".

Walaupun tidak ada balasan langsung, pasukan Korsel masih berwaspada atas balasan dari Korut dengan mengoperasikan kapal penghancur Aegis dan menyiapsiagakan sejumlah jet tempur.

Terdapat juga kekhawatiran pada sebuah pohon natal di puncak bukit Aegibong di kota Gimpo, Korsel, yang dinyalakan pada satu hari yang lalu sehingga dapat menjadi sasaran yang potensial bagi serangan Korut yang dianggap sebagai alat propaganda anti-Pyongyang.

Ritual tahunan untuk menyalakan pohon secara simbolis tertunda pada 2003 karena kedua Korea ditengah suasana yang damai sepakat menghentikan propaganda perang.(ant*)
Rabu, Desember 22, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Presiden: Harga Tiket Jangan Mahal

Jakarta, (publikaNews) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pihak panitia penyelenggara final piala AFF leg kedua di Stadion Gelora Bung Karno agar tidak menetapkan harga tiket dua kali lipat lebih mahal khususnya bagi penonton bukan VVIP dan VIP.

"Tentang tiket, tadi pagi banyak sms harga tiket naik, saya berharap PSSI dengan semangat kebersamaan, tiket untuk rakyat tolong diatur jangan sampai terlalu tinggi sehingga di luar jangkauan sebagian rakyat kita, jangan kejar keuntungan semata," kata Presiden kepada wartawan di sela acara peringatan hari Ibu ke-82 di Jakarta, Rabu siang.

Presiden mengatakan PSSI dan panitia penyelenggara hendaknya tidak semata-mata memikirkan keuntungan namun juga harus memperhatikan suara rakyat yang keberatan atas meningkatnya harga tiket final dibandingkan pertandingan sebelumnya bahkan semi final.

"Perhatikan suara rakyat jangan berlebihan harga karcisnya," kata Presiden.

Selain itu, Kepala Negara juga mengimbau berbagai pihak bisa memfasilitasi warga yang tidak tertampung untuk menyaksikan pertandingan final di dalam Stadion Gelora Bung Karno dengan menyediakan layar lebar atau program nonton bersama.

"Tidak mungkin semua ke Senayan. Yang bisa sediakan nonton bareng atau layar lebar, sehingga tidak semua berbondong-bondong datang," kata Presiden.

Timnas sepak bola Indonesia akan berhadapan dengan timnas sepak bola Malaysia di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia pada leg pertama final Piala AFF, 26 Desember 2010.

Adapun pertandingan kedua akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 29 Desember 2010 mendatang.(ant)
Rabu, Desember 22, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

LPKS Minta Pemerintah Awasi Air Minum Kemasan

Surabaya, (publikaNews) - Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya (LPKS) meminta Pemerintah Pusat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi produk air minum dalam kemasan mulai hulu sampai hilir.

"Pengawasan di segala lapisan wajib dilakukan untuk meminimalkan kerugian konsumen akibat mengonsumsi air minum dalam kemasan yang tidak sesuai standar," kata Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya (LPKS), saat Dialog Publik "Pengawasan Standar Kualitas Air Minum" oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya (LPKS), di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, sampai pekan keempat Desember 2010 banyak kasus produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang merugikan konsumen sudah mencapai tiga kasus.

"Jumlahnya mengalami peningkatan dibandingkan kasus pada tahun 2009 sebanyak satu kasus," ujarnya.

Ia menjelaskan, tiga kasus tersebut berdasarkan pengaduan konsumen terhadap tiga perusahaan yakni dua merek AMDK dengan pasar nasional dan satu merek AMDK dengan pasar lokal.

"Ketiga kasus tersebut dialami oleh tiga produsen AMDK asal Surabaya," katanya.

Ia mengemukakan, kini kasus itu sudah selesai diproses dengan cara mediasi atau tidak sampai ke meja hijau. Selain itu, ketiga kasusnya justru diselesaikan di Badan Penyelesaian Konsumen Surabaya (BPSK) meliputi para pelaku usaha dan lembaga konsumen.

"Bahkan, telah dilaporkan ke sejumlah asosiasi terkait seperti di bidang kesehatan," katanya.

Mengenai pelaporan konsumen terhadap tiga kasus itu, tambah dia, misalnya rasa air minum tidak sesuai sebenarnya akibat berubah warna. Di sisi lain, botol air minumnya kadang berwarna hitam.

"Untuk menyiasatinya masyarakat harus cerdas. Sementara itu, khusus air isi ulang ada parameternya tersendiri," katanya.

Menyikapi kasus tersebut, "External Communication Manager" PT Danone Aqua, Nugroho Agung Prasetyo, menyebutkan, selama ini pihaknya selalu mengeluarkan produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga saat di tangan konsumen air tetap sesuai standar.

"Saat dinikmati konsumen, produk air kami tidak berubah rasa, warna, maupun bau," katanya.

Bahkan, lanjut dia, perusahaannya aktif mengedukasi konsumen dan produsen agar mereka tidak salah menempatkan produk yang dikonsumsi. Biasanya di pasar atau di terminal banyak penjual yang meletakkan produk air minum di bawah sinar matahari langsung atau tanpa alas sehingga rawan merubah rasa, bau, dan warna.

"Kami juga aktif melakukan pengawasan dari hulu sampai hilir terhadap pemalsuan merek, pendistribusian, dan penjualan. Apalagi, pernah ada kasus di Jawa Barat tahun lalu yang memalsukan merek tetapi tidak sampai ke pengadilan," katanya. (ant)
Rabu, Desember 22, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Dua Kapal Baru Perkuat TNI AL

Surabaya, (publikaNews) - Dua kapal baru jenis tunda dan "Landing Platform Dock" (LPD) hasil produksi perusahaan dalam negeri, dioperasikan untuk memperkuat jajaran TNI Angkatan Laut.

Kapal tunda TD Lawu produksi PT Jalakaca Mitraguna Jakarta diserahkan Asisten Logistik Kepala Staf TNI AL (Aslog KSAL) Laksamana Muda TNI Didik Suhari kepada Komandan Lantamal V Brigjen TNI (Mar) Halim A. Hermanto di Surabaya, Rabu.

Sedangkan kapal LPD buatan PT PAL Indonesia diserahkan kepada Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksma TNI Didit Herdiawan.

Kapal jenis LPD bernama KRI Banjasmasin itu, beberapa waktu lalu sudah diresmikan penggunaannya oleh Menteri Pertahanan.

Kapal TD Lawu yang memiliki panjang 25 meter dan lebar delapan meter itu, merupakan kapal tunda ketujuh yang dimiliki Dinas Kesyahbandaran TNI AL.

Komandan Lantamal V Brigjen TNI (Mar) Halim A. Hermanto mengatakan keberadaan Kapal TD Lawu akan sangat mendukung tugas Lantamal V, dalam memberikan dukungan logistik dan administrasi kepada unsur-unsur operasional Koarmatim dan TNI AL.

"Kami masih memerlukan tambahan kapal tunda dengan kemampuan manuver yang handal dan tenaga pendorong yang memadai, karena kapal perang yang dimiliki TNI AL semakin besar," katanya.

KSAL Laksamana TNI Soeparno dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Aslog Kasal Laksda TNI Didik Suhari, mengatakan sebelum dioperasikan, Kapal TD Lawu telah menjalani berbagai uji kelaikan yang dilakukan Dislaikmatal dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

"Kapal ini siap menjadi pendukung operasional KRI-KRI yang memerlukan lepas dan sandar, khususnya di Dermaga Ujung Surabaya," ujarnya.

Ia menambahkan pembangunan kedua kapal tersebut merupakan bagian dari pembangunan kekuatan TNI AL menuju kekuatan pokok minimum.

Selain itu, TNI AL juga berusaha memenuhi sarana dan prasarana lainnya, seperti pembangunan pangkalan, agar mampu melaksanakan fungsi azasinya.

"Salah satu kelengkapan pangkalan untuk mendukung operasi adalah penyediaan fasilitas kapal tunda," tambah KSAL. (ant)
Rabu, Desember 22, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

CIA Dituduh Terlibat Dalam Pengeboman Iran

Teheran, (publikaNews) - Menteri Dalam Negeri Iran Mostafa Mohammad Najjar pada Jumat menuduh Badan Intelijen Amerika Serikat CIA terlibat dalam pengeboman bunuh diri di tenggara Iran yang menewaskan 36 jiwa.

"Dari penyelidikan terhadap perlengkapan yang digunakan dari kelompok teroris yang melakukan kejahatan tersebut, nampak jelas bahwa CIA dan badan intelijen negara lainnya terlibat," katanya seperti dikutip sebuah laman milik televisi pemerintah.

Menteri itu tidak menyebutkan rincian tentang penyelidikan terhadap ledakan tersebut.

Sebelumnya pejabat Iran menuduh dinas intelijen AS dan Inggris terlibat dalam penyerangan Rabu di kota Chabahar tersebut namun tidak menyebutkan badan intelijennya secara khusus.

Penyerangan terhadap prosesi keagamaan Syiah tersebut diklaim oleh kelompok milisi Sunni "Jundallah" (Laskar Tuhan) yang mengatakan mereka berjuang untuk hak terhadap wilayah etnis Sunni di komunitas Baluchi terhadap rezim Syiah Iran.

Media Iran pada Jumat mengatakan korban jiwa dari peledakan tersebut telah mencapai 36 jiwa pada malam puncak peringatan hari Asyura yang diperingati kelompok Syiah setiap tahunnya, sedangkan puluhan warga lainnya terluka.

Sembilan orang yang terkait peledakan tersebut dilaporkan telah ditangkap.
Jumat, Desember 17, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Jusman Syafii Djamal Jadi Komisaris Utama Telkom

Jakarta, (publikaNews) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Telekomunikasi Indonesia memutuskan perubahan susuan Dewan Komisaris yaitu Jusman Syafii Djamal menjadi Komisaris Utama, sementara jajaran direksi tetap.

"Dengan ini diberitahukan berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) tahun 2010, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) telah menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan penyesuaian masa jabatan angggota direksi," kata Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah usai RUPSLB Telkom di Jakarta, Jumat.

Rinaldi memaparkan, Dewan Komisaris Telkom yang baru antara lain, Jusman Syafii Djamal sebagai Komisaris Utama, Rudiantara sebagai Komisaris Independen, dan Johnny Swandi Sjam terpilih sebagai Komisaris Independen.

"Jadi direksinya tetap dan komisarisnya ganti dengan Pak Jusman, Pak Rudiantara dan Pak Johnny Swandi Sjam," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rinaldi mengatakan, untuk mengembangkan usaha telekomunikasi, perseroan memperluas usahanya ke kawasan regional dengan mengakuisisi perusahaan telekomunikasi di Kamboja. Hal itu dilakukan karena penetrasi di negara itu masih di bawah 50 persen, potensi pertumbuhan akan masih besar.

"Kita ingin menjadi mayoritas, minimal akuisisinya 51 persen saham. Dia perusahaan terbesar telekomunikasi di Kamboja. Pilih Kamboja karena penetrasi di bawah 50 persen sehingga ada potensi pertumbuhan, penduduknya sekitar 14 juta," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Telkom sedang bersaing dengan tiga perusahaan lainnya untuk mengambil perusahaan telekomunikasi tersebut. Jika semuanya berjalan lancar, rencananya akuisisi bakal rampung pada 2011.

"Tahun depan diharapkan rencana ini dapat terealisasi. Sedangkan dana baru akan disiapkan setelah perjanjian disepakati," ujarnya.

Perusahaan itu, lanjut dia, bergerak di jaringan telepon genggam GSM. Saat ini masih ada "confidentiality agreement" sehingga belum dapat disebutkan nama perusahaan yang akan diakuisisi. Diharapkankan proses ini akan selesai pada 2011.

"Perseroan saat ini telah memiliki kantor di Singapura, Hong Kong dan memiliki 30 persen saham di perusahaan Malaysia. Perseroan juga akan memperkuat bisnis seperti di media dan pembayaran elektronik," ujar Rinaldi.(ant)
Jumat, Desember 17, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Undian 16 Besar Liga Champions

Nyon, Swiss (publikaNews) - Hasil pengundian untuk babak 16 besar Liga Champions, Jumat seperti dilaporkan AFP:


AS Roma (Italia) v Shakhtar Donetsk (Ukraina)


AC Milan (Italia) v Tottenham (Inggris)


Valencia (Spanyol) v FC Schalke (Jerman)


Inter Milan (Italia) v Bayern Munich (Jerman)


Lyon (Prancis) v Real Madrid (Spanyol)


Arsenal (Inggris) v Barcelona (Spanyol)


Marseille (Prancis) v Manchester United (Inggris)


Copenhagen (Denmark) v Chelsea (Inggris)


Pertandingan pertama digelar 15-16 Februari dan 22-23 Februari, sementara pertandingan kedua pada 8-9 Maret dan 15-16 Maret. (ant)
Jumat, Desember 17, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Sultan: Demokrasi Baru Sebatas Prosedural

Yogyakarta, (publikaNews) - Demokrasi yang berlangsung lebih dari satu dasa warsa di Indonesia baru sebatas prosedural sehingga belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kata Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Nasib rakyat kecil belum juga bertambah baik. Padahal, bagi mereka kesejahteraan lebih penting dari segalanya, termasuk demokrasi dan semua aturannya," katanya dalam seminar "Jalan Menuju Kesejahteraan: Persembahan Kagama untuk Indonesia", di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, dalam kehidupan demokrasi yang otentik, suara rakyat ditempatkan di posisi tertinggi. Namun, saat ini ideologi kerakyatan itu berubah menjadi adagium baru, yakni politik uang, suara rakyat adalah suara uang.

"Setiap proses politik nyaris selalu ditransaksikan dalam bentuk uang, sehingga demokrasi mengalami distorsi yang luar biasa, di mana substansi demokrasi `dari, oleh, dan untuk rakyat` tidak pernah terwujud dalam praktik politik di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan pada umumnya di negara yang memiliki jumlah penduduk miskin cukup banyak dan institusi sosial politik yang masih lemah, demokrasi gampang dimanipulasi oleh elite politik oportunis parlemen dan pemimpin despotik yang menawarkan janji populis agar bisa dipilih di parlemen atau eksekutif.

"Namun, setelah terpilih, mereka hanya memperluas kekuasaan, mencari rente ekonomi dan meninggalkan rakyat tetap dalam kemiskinan. Kekuasaan dijadikan sebagai `mesin pencetak uang` untuk membeli suara, sehingga proses manipulasi demokrasi yang berlangsung siklikal mengikuti kalender pemilu lima tahunan," katanya.

Menurut dia, demokrasi di mana pun adalah suatu proses, dan bukan sesuatu yang given for granted, tidak terkecuali di Indonesia. Namun demikian, demokrasi bukan tujuan, karena demokrasi hanyalah cara, dan tujuannya adalah kesejahteraan rakyat.

"Di negeri ini, demokrasi politik masih butuh waktu panjang, terlebih jika dikaitkan dengan tingkat kejahteraan bangsa. Kita masih perlu banyak belajar dan memperbaiki banyak hal untuk bisa mewujudkan demokrasi sebagai jembatan mencapai kesejahteraan," katanya.

Ia mengatakan usaha yang perlu diperjuangkan saat ini untuk mewujudkan demokasi yang bisa memenuhi syarat adalah penegakan hukum yang berkeadilan secara nyata dan memperbaiki kehidupan kepartaian dengan menampilkan politisi yang berkarakter, berbudaya, bertanggung jawab, dan mempunyai rasa malu.(ant)
Jumat, Desember 17, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Dinas Kominfo Kota Bandung, Tatap Muka Terpadu Cinta Produk Dalam Negeri

Bandung, (publikaNews) - Lebih mencintai barang-barang produk nasional sendiri, memungkinkan meningkatnya jiwa dan semangat nasionalisme. Lebih dari itu, mencintai produk nasional akan memantapkan integritas bangsa yang memiliki martabat, kebanggaan, kehormatan dan jati diri. Mewujudkannya, diperlukan komitmen kuat selain juga upaya nyata dan kerja keras mengembangkan karya kreatif, kompetitif dan prospektif.

"Bangsa yang besar tidak hanya menghargai jasa para pahlawannya tapi juga bangsa yang bisa menghargai dan mencintai barang produksi dalam negerinya. Nilai dan semangat yang senantiasa harus terus dipupuk dan dikembangkan," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bandung, Bulgan Alamin kepada para Ketua RW, kelompok informasi masyarakat (KIM) dan jajaran pengurus lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) Sukabungah dalam acara forum tatap muka terpadu bertemakan cinta produk dalam negeri di Aula Kelurahan Sukabungah Kecamatan Sukajadi Bandung, Kamis (16/12).

Hadir dan memberikan atensinya, Kepala Dinas Komunikasi dan Telematika Kabupaten Kebumen, Ageng Sulistyo beserta KIM binaanya. Mereka studi banding ke Kota Bandung terkait peningkatan SDM dan peran KIM di tingkat desa/kelurahan khususnya dalam penyebaran informasi publik.

Mencintai produk dalam negeri, lanjut Bulgan, diperlukan semangat perubahan yang dilandasi rasa nasionalisme tinggi. Berani menyatakan stop dan kembali ke produk sendiri. Perubahan yang menurutnya harus dimulai dari dalam setiap pribadi manusia Indonesia. Menyiasatinya, bisa dilakukan dengan cara ATM yaitu ambil, tiru dan modifikasi. Diproduksi dengan kualitas setara, dibeli dan mau memakainya sendiri.

"Ini akan mengurangi kecintaan terhadap produk luar yang tentunya akan mendorong produktivitas memajukan dan memandirikan perekonomian nasional. KIM, LPM bersama Ketua RW diharapkan bisa berperan menjadi agen-agen perubahan kearah kemajuan bersama,"kata Bulgan.

Forum tatap muka terpadu seperti ini, imbuhnya, cukup strategis dalam pelipat gandaan informasi publik khususnya dalam penyebaran kebijakan dan program-program pembangunan Pemerintah Pusat maupun Daerah. "Sudah tiga tahun kita menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengembangkan media center sebagai serambi depan pelayanan informasi publik. Bantuan Kemkominfo sudah 10 komputer dan 1 laptop kita terima, juga dukungan operasionalnya,".

Dalam kesempatan ini, Asep Supriatna dari Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bandung mengemukakan, menghargai dan mencintai produksi dalam negeri menurutnya harus benar-benar melembaga. Bukan sekedar sikap dan semangat tapi lebih pada upaya dan tindakan nyata. "Cinta produksi dalam negeri adalah bagian dari nasionalisme. Cintai produksi dalam negeri adalah tanggung jawab moral seluruh komponen bangsa menghadapi tantangan pasar bebas global," paparnya.

Pasca dibukanya kran perjanjian perdagangan bebas dengan China, menekan berat produsen dalam negeri terutama petani dan pengrajin penghasil peralatan maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. "Kondisi yang harus disikapi bijak, kesampingkan gengsi dan stop membangga-bangakan produksi luar, mulai mengutamakan produk bangsa sendiri apapun kondisinya. Ini akan mendongkrak produktivitas nasional sekaligus menjawab tantangan era perdagangan bebas yang lebih luas," pungkasnya.(ally)
Jumat, Desember 17, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

AS Tingkatkan Serangan di Afghanistan

Washington, (publikaNews) - Militer Amerika Serikat meningkatkan serangan udara dan darat di Afghanistan dalam usaha melumpuhkan Taliban, menerapkan kembali taktik-taktik "kontra terorisme."

Menjatuhkan lebih banyak bom dan melancarkan lebih banyak serangan oleh pasukan operasi khusus menekankan tentang urgensi dalam usaha perang itu, sementara Gedung Putih bersiap-siap untuk mengeluarkan satu tinjauan strategi dan para komandan berusaha mengubah dinamika konflik yang ditandai kebuntuan itu.

Dengan mengumumkan penambahan 30.000 tentara AS tahun lalu, Presiden Barack Obama menerapkan gagasan strategi "kontra pemberontakan" yang dipusatkan mengurangi pertempuran dengan Taliban dan lebih banyak menjamin keamanan kota-kota penting, melatih pasukan Afghanistan dan mendukung pemerintah lokal.

Tetapi perlu memutuskan jalur pasokan gerlyawan ke tempat-tempat persembunyian di Pakistan memberikan penekanan baru bagi operasi-operasi lebih konvensional yang ditargetkan, kata Jendral James Cartwright, wakil ketua Gabungan Kepala Staf.

Apabila kita memulai, kita mungkin lebih terpadu dengan strategi" kontra pemberontakan. Tekanan diubah," kata Cartwright pekan lalu.

"Kita perlu mengurangi garis komunikasi itu dan mengurangi arus itu sesuai dengan kemampuan terbaik kita. kata Carwright dalam satu acara di National Press Club (NPC).

Perimbangan pasukan AS " mulai berubah ke unsur kontra terorisme yang lebih luas ketimbang memikirkan tentang apa yang kita perlukan apabila kita memulai," katanya.

Perluasan serangan kontra terrorisme juga tampaknya cocok dengan keperluan untuk mendorong Taliban ke meja perundingan, sementara para pemimpin miiter AS telah lama menyatakan bahwa pemberontak harus berpikir mereka akan kalah di medan tempur darat sebelum mereka melibatkan diri dalam perundingan perdamaian yang tulus.

Komandan militer AS sebelumnya di Afghanistan Jendral Stanley McChrystal mengurangi serangan udara dan militer dalam usaha mengurangi korban di pihak sipil, tetapi penggantinya Jendral David Petraeus melakukan tindakan yang lebih agresif.

Pesawat AS melakukan 850 misi tempur November, tiga kali lebih banyak dalam bulan yang sama tahun lalu, kata Angkatan Udara AS.

Dari Januari sampai akhir November pesawat-pesawat tempur melakukan 30.000 misi dukungan udara bagi pasukan di darat, meningkat 13 persen dibanding sepanjang tahun 2009, katanya.

Dalam enam bulan belakangan ini, pasukan koalisi melancarkan lebih dari 7.000 misi operasi khusus, menewaskan atau menangkap lebih dari 600 pemimpin dan menimbulkan banyak korban bagi para gerilyawan , dengan 2.000 orang tewas, kata pasukan yang dipimpin NATO kepada surat kabar The Long War Journal.

Lebih banyak peralatan tempur akan segera digelar di Afghanistan selatan di mana Marinir memiliki tank-tank M1A1 dalam persenjataan mereka-- pertama digunakan tank-tank AS dalam perang itu.

Peningkatan operasi mematikan diikuti dengan korban yang tinggi di kalangan pasukan AS dan NATO dalam perang sembilan tahun dengan 693 tewas, kata laman internet independen icasualities.0rg.

Para pejabat Pentagon mengatakan peningkatan pengejaran terhadap para gerilyawan adalah wajar bagi peningkatan kekuatan pasukan , dan Menteri Pertahanan Robert Gates mengatakan pendekatan didalam perang tetap " satu gabungan" pembangunanan tentara dan kontra terorisme.

Ia menyebut usaha di Afghanistan timur sebagai satu "kegiatan pengacauan" dengan pasukan AS berusaha menghentikan gerilyawan datang dengan melintasi Pakistan.

Di selatan, pasukan yang dipimpin AS mengusir Taliban dari kota-kota dabn kemudian menguasai daerah-daerah yang berpenduduk, katanya.

"Anda perlu memahami strategi bahwa di satu bagian negara itu akan berbeda degan daerah lainnya," kata Gates kepada wartawan pekan lalu dalam perjalanannya pulang ke Washington.

Satu bagian penting dari strategi AS itu termasuk perluasan operasi pengemboman terhadap para pemimpin Al Qaida dan Taliban di daerah suku barat laut di Pakistan.

Serangan CIA (Badan Intelijen Pusat) AS terus ditingkatkan, dengan 100 serangan pesawat tahun 2010 dibanding 53 tahun lalu terutama di Waziristan Utara di mana tentara Pakistan sejauh ini gagal memperluas serangan terhadap gerilyawan di sana, kata The America Foundation.

Serangan udara itu menewaskan 809 gerilyawan tahun ini dibanding 405 orang tahun sebelumnya, demikian AFP.(ant)
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Dua Wanita Ditangkap Usai Jual Pelajar SMA

Surabaya,(publikaNews) - Dua wanita ditangkap polisi usai menjual pelajar SMA di sebuah hotel kawasan Jalan Perak Timur, Surabaya. Keduanya masing - masing berinisial NS (37), warga Jalan Pulo Wonokromo dan SY (30), warga Jalan Girilaya Surabaya. Mereka kini mendekam di tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami meringkus kedua wanita itu karena terbukti melakukan tindak `trafficking` dengan menjual anak perempuan di bawah umur," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Yuda Gustawan kepada wartawan di Mapolres, Jalan Kalianget, Rabu.

Dijelaskannya, tersangka ditangkap ketika polisi memancingnya dengan cara memesan dua perempuan dan bertemu di sebuah hotel kawasan Jalan Perak Timur.

Saat bertemu di hotel, tersangka NS menyediakan seorang perempuan berinisial SDA (27). Saat meyerahkan SDA, tersangka juga mengaku sanggup mencari gadis belia yang masih duduk di bangku sekolah.

Petugas pun, lanjut Yuda, tak melewatkan kesempatan tersebut. Tak berselang lama, datanglah tersangka SY bersama CDA, perempuan yang masih berusia 16 tahun dan berstatus sebagai pelajar.

"Dari situlah kami semakin yakin dan tanpa pikir panjang langsung menggelandang tersangka ke kantor polisi," papar Yuda menegaskan.

Di sela pemeriksaan, tersangka mengaku baru kali ini menjual korban. Untuk sekali kencan, CDA dihargai Rp500 ribu. Dari jumlah itu, kedua tersangka mengambil untung Rp100-Rp150 ribu.

Kepada wartawan, tersangka NS terpaksa menjual CDA juga karena tidak ada penolakan. Sebab, CDA membutuhkan uang untuk membayar tunggakan sekolah.

"Dia (CDA, red) tidak menolak, dengan harapan bisa melunasi pembayaran sekolahnya selama empat bulan terakhir yang belum terbayar," ucap NS.

Ia juga mengaku sudah dua tahun ini menjalankan tugasnya sebagai mucikari. NS berperan sebagai pelanggan pria hidung belang, dan SY bertugas mencari perempuan.

Akibat perbuatan yang dilakukannya, para tersangka terjerat pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang serta pasal 83 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (ANT)
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

PSSI Janjikan Penyelenggaraan Terbaik

Jakarta,(publikaNews) - PSSI menjanjikan yang terbaik dalam penyelenggaraan pertandingan semifinal pertama Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Kamis (16/12).

"Yang jelas kami akan memberikan yang terbaik," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, selaku tuan rumah pihaknya harus memberikan yang terbaik bagi tim tamu dan juga mengupayakan tempat pertandingan yang sesuai dengan ketentuan AFF.

Tempat atau lapangan pertandingan, kata dia, tidak boleh tergenang air jika hujan turun. Dengan kondisi tersebut maka pertandingan bisa berjalan lancar.

"Kuncinya lapangan bisa digunakan dengan baik. Itu yang harus kita diupayakan," kata pria yang akrab dipanggil Kang Nug itu.

Satu hari sebelum pertandingan berlangsung cuaca di Jakarta cenderung berawan bahkan sempat terjadi hujan yang cukup deras. Meski demikian, hujan tidak sampai menggenangi lapangan Gelora Bung Karno sebagai lokasi pertandingan.

Petugas lapangan pun terus berusaha memperbaiki rumput yang pada pertandingan babak penyisihan Piala AFF 2010 rusak. Terbukti lapangan langsung bisa digunakan untuk latihan baik timnas Indonesia maupun Filipina.

Pertandingan semifinal Piala AFF 2010 menggunakan sistem home and awal. Berhubung Filipina tidak mampu menyiapkan stadion yang sesuai starndar AFF maka dua pertandingan dilakukan di Gelora Bung Karno Jakarta. Pertandingan pertama digelar Kamis (16/12) dan pertandingan kedua digelar Minggu (19/12). (ant)
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Hut Darma Wanita Persatuan Ke-11 Tingkat Kota Bandung

Bandung, (publikaNews) - Peringatan hari ulang tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-11 tingkat Kota Bandung dilaksanakan di Ruang Serba Guna (RSG) Bermartabat , Jalan Wastukancana No. 2. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bandung Dada Rosada, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung Ny. Nani Dada Rosada, Ketua DPK KORPRI Nanang Sudjana, Ketua DWP Kota Bandung, Ny. Yetna Maman Suparman, sejumlah pejabat publik dan anggota DWP Kota Bandung (14/12).

Menurut ketua panitia pelaksana, Ny. Yeyes HUT DWP kali ini mengambil tema "melalui HUT 11 Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung bersinergi dengan mitra kerja menjadi inspirasi pembaharuan".

Dalam memperingati Hut DWP tahun ini, menurutnya ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh DWP Kota Bandung, diantaranya kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Bandung dan KORPRI, memberikan bantuan untuk korban bencana alam Wasior, Merapi dan Mentawai yang disalurkan melaui DWP Provinsi Jawa Barat, santunan untuk anak SD sebanyak 15 orang masing-masing Rp. 150.000,- ; 15 Anak SMP masing-masing Rp. 200.000,-; dan 15 anak SMA masing-masing Rp. 250.000,-; Pemberian paket sembako untuk 30 orang, penjualan 500 paket sembako murah di kec. Rancasari, penanaman dan pemeliharaan 250 pohon di Ciporeat Kec. Ujung Berung dan di unsur pelaksana, dan mengadakan lomba vocal grup Bandung yang Kucinta.

Keanggotaan Dharma Wanita, menurut Wali Kota Bandung, bersifat khusus karena otomatis melekat pada isteri seorang pegawai negeri. DWP bukan saja dituntut memberikan kontribusi terhadap kemajuan institusi pemerintahan, melainkan harus sanggup menjadi motivator perubahan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat untuk meraih kesejahteraan.
"Oleh karenanya penghayatan terhadap tema peringatan kali ini harus benar-benar dilakukan, sebab sinergitas dengan mitra kerja sebagai inspirasi pembaharuan bukan hanya dalam bentuk slogan, tetapi harus memiliki kerangka implementasi yang jelas, sehingga peran yang dijalankan organisasi ini dapat mempertegas dan memperkokoh pelaksanaan tugas poko dan fungsi organisasi perangkat daerah yang ada," ujarnya.

Namun Dada juga mengingatkan sinergitas itu jangan sampai diterjemahkan lain, misalnya melakukan intervensi atau campur tangan terhadap tugas-tugas kedinasan yang menjadi tanggung jawab suami.

"Saya mengingatkan kepada seluruh anggota dharma wanita persatuan di Kota Bandung, pisahkan peran kita sebagai isteri dan peran kita sebagai mitra atau anggota dharma wanita, jangan sampai terjadi anggota dharma wanita ikut mengatur anak buah suami, apalagi mencampuri kewenangan dinas suaminya," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kemitraan yang dimaksud adalah menumbuhkan iklim kerja di kantor suami menjadi kondusif karena pengertian para istri, sebaliknya terhadap keberadaan dharma wanita persatuan, suami dan instansinya dapat memberikan ruang kreasi yang memadai disertai pengayaan tentang ruang lingkup peran partisipasi dharma wanita di tengah-tengah masyarakat.

"Melalui peringatan 11 tahun 11 DWP Kota Bandung, saya mengajak untuk bersama-sama pemerintah Kota Bandung mendampingi dan membimbing masyarakat mengembangkan potensialitas, sehingga Kota Bandung secara umum mampu meraih keunggulan dan memiliki daya saing yang kuat, " pungkasnya.
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung 2010

Bandung, (publikaNews) - 15 insan pariwisata menerima anugerah pesona pariwisata Kota Bandung 2010. Anugerah tersebut merupakan apresiasi dari Pemerintah Kota (pemkot) Bandung kepada insan-insan pariwisata, seperti restoran, hotel, obyek wisata maupun biro perjalanan wisata yang ada di Kota Bandung. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung Dada Rosada, pada malam anugerah pesona pariwisata Kota Bandung, yang digelar di Gymnasium UPI, Minggu (12/12) malam. Pada kesempatan acara tersebut hadir, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Wakil Wali Kota Cimahi Eddy Rachmat, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi, para insan pariwisata dan sejumlah pejabat publik Kota Bandung.

Para pemenang Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung 2010 berdasarkan kategori adalah, kategori Hotel bintang 4 anugerah emas diraih oleh hotel Aston Tropicana Cihampelas; Hotel Bintang 3 anugerah perak diraih oleh Hotel Gumilang resort; Hotel bintang 2 anugerah perak oleh Hotel Bumi Asih Jaya,; Bintang 1 anugerah Perak oleh Hotel Gandasari; untuk kategori Hotel Melati 3 anugerah emas oleh Hotel Kartika, Melati 2 anugerah perak oleh Wisma Setrasari sedangkan anugerah perunggunya oleh Hotel Patradisa 1; kategori Melati 1 anugerah perunggu oleh Hotel Arimbi Dewi Sartika. Kategori Talam Gangsa anugerah perak diraih oleh rumah makan Resep Dapurku; kategori rumah makan tipe B anugerah perak diraih oleh rumah makan Sederhana Bintaro; sedangkan kategori rumah makan tipe C anugerah perunggu diraih oleh Sate Pa Gino; untuk kategori Biro perjalanan Wisata anugerah Perunggu diraih oleh PT. Pesona Tours; Kategori Obyek Wisata anugerah emas diraih oleh Yayasan Taman Lalu Lintas, dan Kategori Karaoke anugerah perunggu diraih oleh NAV Karaoke.

Anugerah pesona kali ini merupakan anugerah yang ke-4 dilakukan oleh Pemkot Bandung. Anugerah yang pertama dilakukan pada tahun 2006 dengan 34 pemenang, tahun 2007 dengan 42 pemenang dan tahun 2008 dengan 35 pemenang sedangkan pada tahun 2009 kegiatan tersebut tidak dilakukan.

Menurut, Rudi P. Siahaan, ketua tim juri, untuk tahun 2010 ada 50 lokus yang dinilai. Penilaian dilakukan diantaranya terhadap pelaksanaan sapta pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, kenangan), K3 (ketertiban, kebersihan, keindahan), tertib dan taat administrasi kepada aturan pemerintah termasuk membayar pajak, perbaikan sumber daya manusia, pelayanan baik kepada customer maupun karyawan, dan kreativitas yang dikembangkannya.

"Yang tidak kalah penting dalam penilaian dalam sapta pesona adalah kenangan karena banyak yang belum tersentuh oleh para insan pariwisata, sehingga kedepannya hal ini perlu diperbaiki dan dibenahi," ujarnya.

Sementara itu, menurut Koordinator kegiatan tersebut, Ir. Widodo, dengan adanya anugerah tersebut, para insan pariwisata berlomba memperbaiki penampilannya karena semuanya ingin menang. "Hal ini akan berdampak positif terhadap pariwisata di Kota Bandung," ujarnya.

Dirinya pun mengusulkan agar dibentuk yayasan di bawah dinas Pariwisata Kota Bandung yang khusus mengelola anugerah pesona pariwisata, sehingga segala sesuatunya terstruktur, teratur tanpa mengurangi kemandirian juri-jurinya. "Sehingga hal in bisa menjadi contoh bagi daerah daerah lainnya," ucapnya.

Wali Kota Bandung, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pemenang anugerah pesona pariwisata, dan berharap para penerima dapat mempertahankannya di tahun-tahun mendatang. "Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, sedangkan untuk yang belum mendapatkan agar berusaha lebih keras lagi, sehingga dapat meraihnya di tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Penghargaan ini menurut Dada, merupakan pengakuan dari pemkot kepada insan pariwisata di Kota Bandung yang berprestasi, dan dinilai oleh tim juri yang independen. Para pemenang harus bangga terhadap apa yang telah diraihnya karena hal itu merupakan hasil usaha dan kerja kerasnya. "Terkadang saya melihat, piala anugerah pariwisata ini ada yang disimpan dengan rapih oleh pemiliknya, tetapi ada juga yang disimpan begitu saja," ungkapnya.

Dada pun mengusulkan agar pemenang yang secara beruntun 3 atau 5 kali, untuk tahun selanjutnya jangan dinilai lagi, agar memberikan kesempatan bagi insan pariwisata lainnya. Terkait usulan dibentuknya yayasan anugerah pesona pariwisata, Dada Rosada sangat setuju dan menyambut baik hal tersebut.

Wali Kota Bandung juga mengajak agar, tempat-tempat pariwisata yang ada di Kota Bandung, untuk memperdengarkan lagu-lagu atau kesenian daerah khas Sunda, seperti kecapi suling atau degung. "Rasanya enak sekali kalau kita mendengar kecapi suling, agar wisatawan yang berkunjung tahu bahwa dia sedang berada di daerah pasundan, sehingga nantinya akan mendapatkan kenangan yang indah," jelasnya.

Dada juga mengingatkan kepada para penerima anugerah pesona pariwisata, apabila bangunan tempat usahanya belum memiliki ijin agar segera mengurusnya. "Saya harap, tempat usaha yang belum memiliki ijin bangunan agar segera mengurusnya," pungkasnya. (aly)
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Permasalahan Serius Kondisi Sanitasi Lingkungan Kota Bandung

Bandung, (publikaNews) - Tingginya urbansasi dan jumlah penduduk yang semakin bertambah tidak sebanding dengan daya tampung dan daya dukung lingkungan sehingga berakibat timbul pemukiman padat dan kumuh, sehingga diperlukan program percepatan pembangunan sanitasi.


Luas Kota Bandung 16.729.650 Ha dengan jumlah penduduk 2,5 Juta Jiwa, mempunyai kepadatan 156 Jiwa/Ha, menjadikan sumber air baku untuk air bersih dari hari kehari menjadi semakin langka, PDAM sebagai penyedia layanan air bersih belum mampu memenuhi kualitas standar baku, baru mencapai cakupan pelayanan 52% untuk Kota Bandung.

Dikatakan Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, "Kebutuhan sanitasi kota seiring dengan jumlah pertambahan penduduk, kelahiran dan migrasi, diperumahan kumuh, pemukiman padat dan bantaran sungai air baku terindikasi tercemar 40%, salah satunya dengan bakteri e-coli" Katanya saat membuka Konsultasi Publik Strategi Sanitasi Kota Bandung di Auditorium Rosada, Jalan Wastukancana No.2 Bandung (10/12)

Taufik Rachman ketua pelaksana Pokja Sanitasi Kota Bandung, melaporkan Kota Bandung sebagai kota metropolitan dihadapkan dengan berbagai permasalahan, salah satunya permasalahan serius kondisi sanitasi lingkungan kota yang merupakan kombinasi persoalan dari keterbatasan infrastruktur, ekonomi, Lingkungan serta sosial budaya, "Sungai Cikapundung salah satu sumber air baku andalan masyarakat Kota Bandung, tercemar limbah cair domestik dan sampah dari sebagian masyarakat yang belum paham tentang pentingnya sanitasi yang baik serta kurangnya sarana dan prasarana sehingga dikhawatirkan berpengaruh menurunnya derajat kesehatan masyarakat," katanya.

Ayi menjelaskan dengan menjaga lingkungan sesungguhnya mengurangi biaya kesehatan, "Persoalan sanitasi yang kurang memadai menjadi isu lingkungan yang berpotensi menyebabkan penyakit, dan area yang beresiko tinggi sanitasi umumnya di daerah pemukiman kumuh dan sepadan sungai" ungkapnya

Sekretaris Pokja Sanitasi Kota Bandung, Gunadi Sukma Bhinekas menyampaikan isu pokok dalam pembangunan sanitasi Kota Bandung, "Rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak, menurunnya kualitas sanitasi kota bandung, terbatasnya akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap sumber daya sanitasi, masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam pembangunan sanitasi serta belum terintegrasinya pengembangan sanitasi kota bandung menjadi isu pokok sanitasi," lapornya.

Gunadi melanjutkan dampak dari buruknya sanitasi, "Akibat sanitasi yang buruk khususnya sektor drainase lingkungan dan persampahan dapat menyebabkan penyakit diare, ISPA, TBC, FLU dan tingkat penyakit demam berdarah yang tinggi" Jelasnya.

Didalam laporannya ketua tim penggerak PKK Kota Bandung diwalikili Ida Gunadi menyampaikan, "sebagai bagian pokja, organisasi TP PKK memiliki struktur yang lengkap di seluruh wilayah kota, sebagai motivator dan penyampai informasi mengenai pembangunan sanitasi dengan menggerakan kader2 sebagai relawan, mengingat TP PKK memahami kaum perempuan," Sampainya.(aly)
Rabu, Desember 15, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Bandar Besar Narkoba Meksiko Tewas Dalam Serangan

Mexico City (publikaNews/ANTARA News/Xinhua-OANA) - Bandar narkoba terbesar "La Familia" di Meksiko, Nazario Moreno Gonzalez, tewas pada Kamis malam dalam operasi yang dipimpin oleh polisi federal dan tentara di negara bagian barat, Michoacan, ujar pejabat keamanan, Jumat.

Juru bicara Kabinet Keamanan Nasional, Alejandro Poire mengatakan bahwa Moreno yang terkenal sebagai "El Chayo" atau "Sang Dokter" tewas dalam sebuah serangan gabungan polisi dan tentara.

Serangan itu menewaskan sepuluh orang yang terdiri atas lima petugas polisi federal, tiga warga sipil, dan dua anggota organisasi kriminal itu, ujar dia.

Poire mengatakan bahwa Kabinet Keamanan Nasional akan meningkatkan jumlah polisi dan pasukan militer di kawasan Tierra Caliente, Michoacan.

Dalam sebuah pesan kepada para pewarta di Los Pinos -rumah bagi Presiden Meksiko- Poire mengatakan operasi memberantas "La Familia" akan berlanjut.

"Kami tidak akan menghentikan upaya dalam menjamin dan melindungi keamanan masyarakat" selama penyergapan melawan organisasi kriminal itu, ujar Poire.

Pemimpin lain "La Familia" terdiri Jose de Jesus Mendes atau "El Chango", Dionisio Loya atau "El Tito" dan Servando Gomez yang dikenal sebagai "La Tuta". Pihak yang berwenang akan melanjutkan penangkapan mereka dan menawarkan hadiah sejumlah 167.000 dolar AS bagi keterangan keberadaan mereka.

Menurut media setempat, pada 2010 setidaknya 7.500 warga di negara itu tewas, yang menurut pemerintah penyebab kematian paling besar adalah akibat tindakan pembalasan antar kelompok kriminal yang terorganisir. (ant)
Minggu, Desember 12, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Premium di Cilegon Mulai Langka

Cilegon, (publikaNews) - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Cilegon Provinsi Banten sudah kehabisan persediaan premium, akibatnya antrean kendaraan roda dua dan empat harus membeli BBM jenis Pertamax yang harganya lebih tinggi.

"Saya terpaksa beli Pertamax, karena premiumnya sudah habis. Jadi terpaksa pengeluaran untuk membeli bahan bakar motor lebih besar. Kalau harga premium per liternya Rp4.500, tapi sekarang bayar Rp6.500/liter," kata seorang pembeli di SPBU Priok, Cilegon, Marsani, Sabtu.

Dia mengakui, kelangkaan premium baru terjadi Sabtu (12/12) karena sebelumnya masih lancar dan tidak terjadi antrean. "Bukan di Priok aja, di SPBU juga premium sudah tidak ada," katanya menjelaskan.

Senada diungkapkan Amin. Dia mengaku mengantre sampai 30 menit untuk bisa mendapatkan BBM di SPBU Priok. Begitu juga, dengan SPBU yang ada di wilayah Gerem dan Cibeber.

"Tadi saya lihat di SPBU lain banyak yang antre, bahkan di Cibeber kemarin SPBU nya tutup," katanya menambahkan.

Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM itu terlihat hampir disemua SPBU, nmun antrean belum sampai tumpah ke jalan, hany masih di kawasan SPBU saja.

Menurut salah satu petugas SPBU di Priok, Maman, pegiriman yang dilakukan oleh pertamina masih seperti biasa, tidka ada pengurangan.

"Pengiriman premium masih seperti biasa, kalau saya melihat masyarakat sekarang sepertinya resah dengan adanya penarikan subsidi BBM yang akan diberlakukan pada awal tahun nanti, dan mereka beramai-ramai membeli bahan bakar diluar kebiasaan," katanya singkat.
Minggu, Desember 12, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Nani Dada Rosada Dapat Penghargaan RBM

Bandung, (publikaNews) - Ketua RBM ( Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat) Kota Bandung, Ny. Nani Dada Rosada mendapat piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai tokoh/aktivis bhakti, jasa dan karya yang peduli kepada penyandang cacat. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, pada peringatan hari internasional penyandang cacat tingkat Provinsi Jawa Barat, di halaman Gedung Sate, Kamis (9/12).

Selain penghargaan kali ini, Ny. Nani juga pernah menerima penghargaan atas kepeduliannya terhadap penyandang cacat, di antaranya tahun 2005 dari pusat study kecacatan Indonesia di Jakarta dan pada tahun 2009 dari menteri sosial di Jakarta.

Atas penghargaan yang diraihnya Ny. Nani mengucapkan syukur dan merasa bangga. "Alhamdulillah penghargaan ini bisa saya terima, tentu saja saya juga merasa bangga atas penghargaan ini," ujarnya sesaat setelah menerima penghargaan.

Ny. Nani, merasa penghargaan tersebut merupakan kesuksesan dan kerjasama dari berbagai pihak yang terkait, seperti Pemerintah Kota Bandung, pengurus RBM, kader dan tentu saja para penyandang cacatnya itu sendiri,

"Saya tentu saja tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, kader-kader telah bekerja dengan luar biasa dan para penyandang cacat dengan tekun mengikuti pelatihan-pelatihan dan tidak kenal putus asa," ucapnya.

Ny. Nani juga berharap atas diraihnya penghargaan tersebut, RBM kota Bandung dapat lebih maju dan berkembang. "Saya harap RBM Kota Bandung dapat berkembang ke depannya," pungkasnya.
Minggu, Desember 12, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Peresmian Rusunawa Mahasiswa Unpas

Bandung, (publikaNews) - Bagi Kota Bandung dengan luas lahan sangat terbatas dan kebutuhan hunian yang representatif, perlunya terus mengembangkan pola pembangunan perumahan dari horisontal menjadi vertikal, baik berupa rumah susun sederhana (rusuna) sewa maupun milik atau apartemen. Pola ini diharapkan akan memperbesar daya tampung sekaligus mengendalikan munculnya kawasan hunia yang tidak teratur dan kumuh.

"Rusunawa solusi terbaik menyediakan fasilitas hunian pada lahan terbatas. Terlebih Kota Bandung yang sedang berupaya keras merealisasikan perluasan ruang terbuka hijaunya yang kini baru 9,21 persen," ungkap Wali Kota Bandung, H Dada Rosada dalam kesempatan peresmian Rusuna sewa (rusunawa) bagi Mahasiswa Unpas, di lingkungan kampus IV Unpas, Jalan Setiabudi 193 Bandung, Rabu (8/12). Diresmikan menteri Perumahan (Menpera) RI, Suharso Monoarfa.

"Rusunawa kata Dada, akan menyediakan ruang terbuka lebih luas, udara yang lebih sehat dan segar. Kondisi yang menurutnya bisa mendorong mahasiswa penghuni rusunawa nyaman belajar dan produktif, memberi pengalaman bersosialisasi baik antar mahasiswa maupun dengan warga sekitar," imbuhnya.

Di Kota Bandung lanjutnya, mencari lahan hunian vertikal representatif dan apalagi sesuai peruntukannya, terlebih tidak bertentangan dengan tata ruang kota, tidak mudah bahkan bisa dikatakan cukup sulit. Namun hunian vertikal baik rusunawa, rusunami maupun apartemen, akan terus dikembangkan.

Kota Bandung dikatakannya, saat ini telah memiliki rencana peta sebarannya hunian vertikal. Sedikitnya ada 11 lokasi yang telah ditetapkan bahkan sudah ada yang direalisasikan, Rusunawa Indal di Jalan Industri Dalam Kec Cicendo, Rusunawa Cingised di Cisaranten Kulon/Arcamanik sebanyak 5 Twin Blok-384 unit, Sadangserang/Coblong (1 TB-94 unit), Rancacili Kel Derwati/Rancasari (1 TB-74 unit). Apartemen Braga, Buahbatu Park (apartemen), Rusunawa Mahasiswa Unpas (1 TB-98) dan Rusunawa (UPI 1 TB-70 unit). Lokasi lainnya direncanakan di kawasan Tamansari (Kebon Kembang, Linggawastu), Sadangserang II, Cicadas, Jamika dan Jalan Lebak.

Dada berharap, Rusunawa Unpas memaksimalkan pemanfaatan ruang terbuka untuk kepentingan pelestarian lingkungan. Dirinya ingin Rusunawa Unpas menjadi simbol bangunan ramah lingkungan, rusunawa yang mendudukan ketertiban, kebersihan dan keindahan sebagai kegiatan para penghuninya.

Senada dengan Walikota Bandung, Suharso Monoarfa mengungkapkan Kota Bandung adalah kota yang mempunyai kepadatan cukup tinggi, kebutuhan akan perumahan vertikal mutlak diperlukan, "Untuk masyarakat kita tata Kota Bandung bersama, dengan penempatan yang benar, efesien, efektif, mengatasi deadlock Kota Bandung, memperindah kembali, menjadikan bandung yang asli seperti dulu," ajaknya.

Mempera mengajak akademisi seperti UNPAS dan ITB untuk memperbaiki kekumuhan lingkungan disekitarnya, "ITB saya berikan challengIe mensejahterakan dan memperbaikii pemukimannya, begitu juga UNPAS memberikan pandangan pemikiran untuk mengatasi kekumuhan, karena pertambahan kekumuhan di Indonesia luar biasa, hari ini kekumuhan 57.000ha padahal tahun sebelumnya 53 ribu hektar," ungkapnya

"Saya tidak setuju penggusuran secara besar-besaran karena itu tidak manusiawi, pembangunan pemukiman yang benar dengan cara memindahkan sementara kemudian menempatkan kembali, karena disana ada hak mereka, sehingga diperlukan pendekatan extra persuasif yang merupakan tugas akademisi," lanjutnya.

Pembangunan rusunawa mahasiswa, Kemenpera telah merintisnya sejak 2005. Hingga kini sedikitnya sudah 138 twinblock dibangun. Khusus di 2010- 2011, Kemenpora memprogramkan 49 twinblock yang kini masih dalam tahap pembangunan. Jumlah ini diakui masih sangat sedikit dibanding kebutuhan yang ada. Untuk itu Kemenpera mengharapkan, pihak universitas dan pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunannya karena rusunawa merupakan program stimulan.
Minggu, Desember 12, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Pemkot Bandung Tertibkan PKL Kawasan Alun-Alun Bandung Dipulangkan ke Kota Asal dan Diberi Kompensasi Rp 2 Juta

Bandung, (publikaNews) - Tingginya pertumbuhan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung, tidak terlepas terbatasnya akses ekonomi sektor formal. Siapapun bisa jadi PKL karena diperlukan ketrampilan khusus atau kompetensi yang dibutuhkan penyedia lapangan kerja. Disisi lain banyak masyarakat membutuhkan, karena PKL dinilai sebagai penyedia barang yang relatif murah dan berkualitas. Pemerintah pun merasakan, sektor ekonomi informal ini mampu menyerap banyak tenaga kerja, menekan angka pengangguran, bahkan berfungsi sebagai katup pengaman sosial dari dampak krisis ekonomi.

"Pemerintah kota butuh PKL dan masyarakat juga butuh PKL. Namun aktivitasnya tentunya harus legal. Tidak menyita ruang-ruang publik, tidak di trotoar atau dibadan-badan jalan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas, kekumuhan dan ketidak nyamanan", ungkap Wali Kota Bandung, H Dada Rosada dalam amanatnya mengiringi pelepasan eks PKL kawasan Alun-alun Bandung, di Taman Masjid Raya Bandung-Jawa Barat, Jalan Dalem Kaum Bandung, Senin (6/12).

Kegiatan ditandai pernyataan sikap berupa deklarasi disampaikan dan ditandatangani koordinator eks PKL Alun Alun, Isak Iskandar. Turut menandatangani sebagai saksi, Komandan Satpol PP, Ferdi Ligaswara, Komandan Koramil 1618-4 Kecamatan Regol, Kasubag Binop Polrestabes Bandung, AKP Sumari.

Dalam deklarasinya, eks himpunan PKL Alun Alun Bandung yang berjumlah 159 orang, menyatakan akan meninggalkan dan tidak berdagang kembali di kawasan Alun Alun termasuk kawasan Masjid Raya Bandung Jawa Barat, mendukung sepenuhnya program Pemkot Bandung dalam penataan Taman Alun Alun sebagai taman kota bermartabat dan siap menerima sanksi hukum jika melanggar kesepakatan yang telah ditandatangani.

Penertiban PKL kawasan Alun Alun, kata Dada, merupakan upaya perlindungan hak publik secara keseluruhan. Dilakukan secara manusiawi dan berkeadilan disertai dana hibah sebagai kompensasi penertiban. Pemberian kompensai, ditegaskannya bukan sekedar ganti rugi, tapi niat baik pemkot untuk memberikan jalan keluar bagi matapencaharian ditempat lain. Niat baik yang disambut pernyataan sikap tidak berjualan di tempat semula. "Pelanggaran atas kesepakatan ini, akan menimbulkan konsekuensi tindakan tegas sesuai aturan, menyertai penertiban PKL di kawasan lain secara bertahap," tegasnya.

Jika kemudian kembali ada PKL dikawasan ini, Dada menandaskan, kesalahan ada pada pemkot khususnya Satpol PP sesuai kewenangan dan tupoksinya sebagai penegak perda, peraturan kepala daerah dan pemelihara ketentraman ketertiban umum. Tugas yang dikatakannya tidak ringan karena obyeknya manusia yang punya pikiran dan perasaan.

Dada mengingatkan Satpol PP, penertiban tidak sekedar terencana tapi benar-benar harus terkoordinasi harmonis dengan berbagai pihak, dengan dinas terkait termasuk dengan jajaran kepolisian, TNI dan tokoh masyarakat. Melakukan penertiban secara bijak, santun dengan tetap menjaga ketegasan bertindak. "Utamakan pendekatan preventif, kemanusiaan dan dialogis karena cara-cara ini jauh lebih efektif dan manusiawi dibanding tindakan represif sepihak yang berpotensi konflik," ujarnya.

Ketua DKM Masjid Rara Bandung-Jawa Barat, H Tjetje Subrata menyatakan syukur dan terimakasihnya terkait tindakan Pemkot Bandung menertibkan PKL Alun Alun. Dirinya banyak menerima SMS yang menanyakan keberadaan PKL sekitar alun alun yang juga halaman masjid. Mereka minta untuk ditertibkan karena dinilai telah mengganggu kenyamanan dan kesucian masjid. "Kami dan jamaah masjid, sepertinya menjadi yang pertama merasakan kenyamanan dari penertiban ini. Keberadaan PKL dikawasan ini, lama menjadi pencitraan kurang baik terhadap kesucian masjid. Masjid yang menjadi kebanggan tidak saja warga Bandung tapi juga Jawa Barat," ujarnya yang telah merencanakan membentuk 10 orang Askar keamanan masjid untuk efektifitas penataan.

Kepala Satpol PP, Ferdi Ligaswara mengemukakan, pihaknya juga kerja sama dengan aparat kewilayahan secara adaptif akan menempatkan petugas sebagai upaya pengawasan agar kawasan ini tidak lagi didatangi PKL-PKL baru. Kegiatan penertiban dikatakannya akan terus dilakukan dengan prioritas di 7 titik kawasan larangan aktivitas PKL. Kawasan itu meliputi kawasan Alun Alun dan sekitarnya, Jalan Dalem Kaum, Jl kepatihan, Jl Dewi sartka, Jl Otista dan Jl Merdeka, Jl Asia Afrika.

Penertiban PKL kawasan Alun Alun, dikatakannya disertai pemulangan ketempat asal PKL diantaranya terbanyak ke Garut, sebagian lagi ada ke Cianjur dan Ciamis. Sedangkan untuk kompensasi diberikan secara variatif per pedagangnya sesuai lama berdagang PKL, berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. "Total anggaran untuk kompensasi yang kita keluarkan, tidak kurang Rp 500 juta. Sedangkan untuk mengangkut 159 pedagang dengan 304 gerobak dagangannya, kita siapkan 30 kendaraan truk," jelasnya.(ally)
Minggu, Desember 12, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Bank bjb Serahkan Dana CSR Untuk Penataan Lingkungan Sekolah Sehat Dan Penutupan Air Limbah di SDN 2 Purwaharja Banjar

Banjar, (publikaNews) - Bertempat di Kantor bank bjb Cabang Banjar Senin, (06/12), Grup CSR bank bjb menyerahkan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar sebesar Rp. 40.000.000,- yang akan dipergunakan untuk Penataan Lingkungan Sekolah Sehat dan Penutupan Air Limbah di Lingkungan SDN 2 Purwaharja Banjar. Senin, tanggal 06 Desember 2010.

Dana CSR tersebut diserahkan Pemimpin bank bjb Cabang Banjar Dindin Rusdiana, yang didampingi Adie Arief Wibawa, selaku Pemimpin Grup CSR bank bjb kepada Ade Septiana selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar yang disaksikan Hj Ade Sukaesih selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjar, Para Panitia CSR Kota Banjar, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah SDN 2 Purwaharja Banjar.

“Program CSR ini merupakan wujud komitmen bank bjb untuk berperan serta dalam pembangunan berkelanjutan khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat melalui upaya salah satunya adalah Penataan Lingkungan Sekolah Sehat dan Penutupan Air Limbah,”Ujar Dindin Rusdiana.

Dana CSR yang disisihkan bank bjb dari laba perseroan selama ini lebih diutamakan pada kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan. bank bjb tidak pernah melupakan “peran sosialnya’ termasuk dalam menunjang kegiatan dalam bidang lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjar Hj Ade Sukaesih dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Manajemen bank bjb yang telah menyisihkan sebagian dari Laba Perusahaannya, semoga kegiatan seperti ini dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Kota Banjar dan umumnya di Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan itu pula, bank bjb mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, nasabah dan seluruh masyarakat atas segala dukungan dan kepercayaannya selama ini, sehingga bank bjb tetap eksis dan terus berkembang untuk menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Tanah Air. (Ally/Sep)
Jumat, Desember 10, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Presiden Puji Timnas Sepakbola

Karangasem, (publikaNews) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji penampilan tim sepak bola nasional yang berlaga dalam Piala ASEAN Football Champion.
Di sela-sela pidatonya pada acara peresmian Balai Produksi Induk Udang Unggul di Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, Bali, Senin, Presiden menilai keberhasilan tim nasional sebagai juara grup adalah awal yang baik.

"Paling tidak ada dua hal, ini awal yang baik. Yang kedua, ternyata Indonesia bisa. Ternyata memang bisa kalau semua mental bisa," ujarnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan agar tim nasional jangan cepat puas dengan keberhasilan tersebut dan agar keberhasilan itu dijadikan cerita sukses pertama yang harus diikuti sukses-sukses berikutnya.

"Jangan cepat puas, masih panjang," katanya.

Kemenangan berturut-turut tim nasional ketika menaklukkan Malaysia dengan skor 5-1 dan Laos dengan skor 6-0 membawa kebanggaan tersendiri bagi Presiden setelah terakhir kali menonton laga tim nasional Indonesia dikalahkan tim nasional Uruguay dengan skor 7-1.

"Saya pun merasakan apa namanya kegetiran waktu kita kalah telak dengan kita tidak berputus asa dan mengembangkan sepak bola. Ada yang membanggakan ketika timnas kita mengalahkan Mayasia 5-1 dan Laos 6-0," demikian Presiden. (*)(ant)
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Inggris Kutuk WikiLeaks Bocorkan Jaringan Infrastruktur

London, (publikaNews) - Pemerintah Inggris mengutuk pembeberan daftar rahasia jaringan kunci infrastruktur global yang disusun Amerika Serikat (AS) oleh WikiLeaks karena dinilai kebocoran tersebut dapat "membahayakan keamanan nasional".

Memo diplomatik AS pada Februari 2009 menyebutkan sejumlah lokasi kabel bawah laut, sistem satelit dan lokasi pertahanan Inggri di antara sejumlah lokasi kunci di seluruh penjuru dunia yang dinilai penting bagi keamanan AS.

"Kami tegas mengutuk pembeberan tidak sah informasi rahasia ini," kata seorang juru bicara di kantor Perdana Menteri (PM) David Cameron di Downing Street, layaknya dilaporkan AFP, Senin.

"Kebocoran dan publikasi itu merusak keamanan nasional di AS, Inggris dan di sejumlah tempat lain. Adalah sangat penting bahwa pemerintah mampu beroperasi atas dasar kerahasiaan informasi."

Laman WikiLeaks membeberkan daftar tiga lokasi yang dimiliki oleh BAE Systems, dan juru bicara bagi perusahaan pertahanan tersebut mengatakan jika "BAE Systems mengakui perannya sebagai pemelihara industri kunci dan aset militer."

"Kami prihatin pada setiap kegiatan yang memkompromikan ini.ANT)"
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

MK Tolak Pilkada Ulang Kabupaten Bandung

Bandung, (publikaNews) - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak keberatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Ridho-Darus, yang memohon pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Bandung, Jabar.

Alasannya, bukti-bukti yang diberikan dalam persidangan tidak kuat untuk membatalkan hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pasangan Dadang Naser-Deden Rumadji sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, kata kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Absar Kartabrata di Bandung, Senin.

Dia menjelaskan, dengan adanya keputusan MK tersebut maka penetapan bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPU Kabupaten Bandung dinyatakan sah dan tidak terbukti adanya kesalahan yang dilakukan oleh pelaksana Pilkada tersebut.

"Dalam keberatannya, penggugat menyatakan KPU tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan formulir C-6 atau surat panggilan pemilih tidak tepat waktu dan terjadinya tumpang tindih aturan sehingga terjadi berbagai permasalahan dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2010," kata Absar.

Namun, lanjutnya, berbagai keberatan ini tidak dapat dibuktikan oleh penggugat dalam persidangan sehingga Majelis Hakim MK menolak gugatan yang dimohonkan pasangan calon Ridho-Darus. "Termasuk adanya indikasi keterlibatan Bupati Bandung, Obar Sobarna dalam Pilkada Kabupaten Bandung itu," ujar Absar.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Tim Pemenangan Ridho-Darus, Gungun Gunawan, menyatakan menghargai seluruh keputusan MK meski gugatan dari pihaknya ditolak.

"Dalam persidangan ini kami telah memberikan kesaksian dan bukti yang sangat baik meski masih belum mampu membatalkan hasil Pilkada," katanya.

Dijelaskan Gugun, bukti yang diberikan pihaknya terkait keterlibatan Bupati Bandung Obar Sobarna dan birokrat dalam Pilkada 2010 itu dibenarkan oleh majelis hakim, namun MK menilai keterlibatannya tidak dilakukan secara massif dan berimbas pada pelaksanaan Pilkada secara umum," jelas Gungun.

Mengingat hal itu telah diputuskan oleh MK dalam keputusan Nomor 208/PHPU.D-VIII/2010 tentang permohonan keberatan atas keputusan KPU tentang hasil penghitungan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung tahun 2010, Gungun meminta, seluruh kader dan simpatisan dari pasangan Ridho-Darus menerima hasil keputusan tersebut.

"Keputusan MK ini merupakan keputusan yang harus dihargai dan dihormati karena bagian dari proses demokrasi," imbau Gungun.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Osin Permana menyatakan rasa syukurnya atas hasil keputusan Mahkamah Konstitusi itu.

"Dengan hasil ini maka KPU Kabupaten Bandung telah melakukan seluruh proses tahapan dan pekerjaannya sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Osin juga menegaskan pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Dadang Naser dan Deden Rumaji akan dilaksanakan pada Kamis, 9 Desember 2010 mendatang.
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Ujian Seleksi CPNS Kota Bandung 1.25 Peserta Tidak Hadir dan Mengikuti Ujian

Bandung, (publikaNews) - Peserta ujian seleksi Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Bandung, dari 4.563 yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sebanyak 1.025 peserta diantaranya tidak hadir mengikuti ujian yang diselenggarakan secara serentak disepuluh lokasi. Kesepuluh lokasi itu, yakni SD Banjarsari, SD Merdeka, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, SMA Negeri 20, SMK Negeri 1, dan SMK Negeri 2. Dilaksanakan dengan pengawalan ketat petugas.

"Meski peserta tidak hadir ikut ujian meningkat, naik 2,46 persen dibanding tahun sebelumnya. Tidak tidak drastis dan masih dalam batas rata-rata normal," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandung, Hj Evi s Shaleha, diruang kerjanya di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana 2, Minggu (5/12).

Berdasarkan data, Evi menuturkan, dari sepuluh lokasi ujian, jumlah peserta terbanyak di SMK Negeri 5 Bandung sebanyak 350 orang peserta, yang tidak mengikuti ujian hanya 48 orang. Sementara untuk lokasi ujian dengan jumlah peserta terendah berada di SMP Negeri 2 Bandung, mencapai 175 orang dari jumlah seluruh peserta 559 orang. "Dari sepuluh lokasi ujian seleksi CPNS, total seluruh peserta yang hadir dan mengikuti ujian hari ini 3.538 orang," jelasnya.

Terhadap kenyataan ini, Evi sangat menyayangkan, padahal panitia membuat soal sesuai jumlah pelamar lolos seleksi administrasi sebanyak 4.563 orang. Kalau hanya iseng atau penasaran, menurutnya sebaiknya tidak usah melamar. "Ini penghamburan anggaran karena penerimaan CPNS masuk dalam APBD yang sumber dananya juga dari rakyat," kata Evi kesal.

Usai pelaksanaan ujian seleksi penerimaan CPNS, peserta dijelaskannya tinggal menunggu hasil yang diumumkan di media secara terbuka juga kepada peserta, 14 Desember mendatang. Dirinya mengingatkan, dimasa kritris selama 2 minggu menunggu panggilan, peserta diminta waspada dan tidak terpengaruh kemungkinan munculnya orang menawarkan jasa, memberikan janji dan harapan dengan meminta imbalan uang. Evi pun mengingatkan agar peserta menyimpan baik-baik, kartu tanda peserta sebagai bukti mengikui ujian seleksi.

Sesuai kuota penerimaan CPNS Kota Bandung, 207 peserta yang dinyatakan lulus ujian seleksi, dijelaskan Evi, nantinya akan ditempatkan di 207 formasi. Terbagi dalam 3 bidang, yaitu 66 untuk untuk guru SD, SMP dan SMA/SMK, 57 untuk tenaga kesehatan dan 84 untuk tenaga teknis.

Terhadap pelaksanan ujian seleksi, ditempat terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung H Edi Siswadi menyatakan, ujian seleksi penerimaan CPNS Pemkot Bandung menjamin transparan, bersih baik dari sisi sistem juga dari upaya-upaya haram panitia meluluskan atau meloloskan peserta. Jika ada oknum, siapapun itu apakah masyarakat atau ada pegawai dilingkungan pemkot, jika menjadi menjadi calo, joki seleksi, akan sangat beresiko. Terlebih memberikan janji atau harapan apalagi sambil memungut uang.

Edi menegaskan, tidak ada sebuah mekanisme tersturktur apalagi perintah pimpinan untuk mencari, mengais keuntungan dengan cara-cara haram. Jika ditemukan ada bukti dan tertangkap tangan, diakatakannya ada mekanismenya. Jika masyarakat laporkan pada yang berwajib. "Bagi oknum aparat atau panitia yang berbuat curang, sanksi berat pasti menunggu dari Wali Kota. Tidak mustahil diturunkan pangkatnya, dipecat dari jabatan sampai mungkin sanksi yang terberat, dikeluarkan atau dipecat sebagai pegawai," tegasnya.(ally)
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Apresiasi Program Bandung Green and Clean Penggunaan Kantung Plastik Akan Diperdakan Tersendiri

Bandung, (publikaNews) - Rukun Warga (RW) 06 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru Kota Bandung dinobatkan sebagai Juara Umum Bandung Green and Clean (BGC) 2010, terbaik jalan santai kampanye sahabat sampah (KSS) dan Bandung Hejo Resik Euy. Meraih trophy dan uang sedikitnya Rp 19 juta. Diserahkan Wali Kota Bandung, H Dada Rosada dalam acara apresiasi Bandung Green and Clean 2010, di Taman Pramuka Jalan Matadinata Bandung, Sabtu (04/12).

Camat Cibiru, Tatang Muhtar menyatakan, penghargaan Terbaik BGC diterima RW 06 Palasari dinilainya sangat berarti bagi seluruh masyarakat Cibiru dalam pengembangan program BGC ke depan. "Penghargaan ini cukup pantas diberikan panitia. Ini buah kerja keras selama lebih kurang 1,5 tahun. Apa yang dikerjakan benar-benar swadaya dan prakarsa mereka, lebih dari itu merekapun mampu mengembangkannya dibebarapa RW lain sebagai binaan," ujarnya.

RW 06 Palasari yang sebelumnya di 2009 pernah meraih terbaik II di program yang sama, dinilaii panitia, mampu menghijaukan lingkungan dengan menanam lebih 8.400 pohon tanaman pelindung dan produktif, 8.249 tanaman hias, 112 sumur resapan dan biopori serta pengelolaan sampah secara mandiri melalui pola 3R (reduduce, reuse, resycle).

Penerima penghargaan lainnya, Kelurahan Babakan Surabaya/Kiaracondong, Kel Tamansari/Bandung Wetan, Kel Cipamokolan/Rancasari dan Antapani Tengah/Antapani, masing-masing mendapatkan Rp 7,5 juta. Kel Padasuka/Cibeunying Kaler (the best favourit). Parade dan jalan santai BGC diraih Kel Garuda/Andir, Kel Cipamokolan/Rancasari dan Cipadung Kidul/Panyileukan.

Penghargaan diharapkan Dada, bisa lebih memotivasi para ketua RW dan warganya mengakselarasikan terwujudnya lingkungan hijau, bersih dan asri. Upaya yang menurutnya bukan sekedar menciptakan lingkungan sehat, tapi lebih pada pemenuhan kebutuhan sosial ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan. terwujudnya masyarakat yang peduli dan berbudaya lingkungan. "Ini bukan pekerjaan mudah karena terkait perubahan perilaku. Namun saya optimis budaya ramah lingkungan bisa tetap terbangun karena setiap orang bisa menjadi pejuang lingkungan," ujarnya.

Program BGC kata Dada, akan menambah daya dobrak perwujudan Bandung Ecotown, kota yang benar-benar ramah lingkungan. Optimisme yang bukan tanpa alasan, karena realitanya dari 100 RW peserta program BGC di 2009, kini telah berkembang menjadi 200 RW dengan 50 kader penggeraknya disetiap RW nya.

BGC ditandaskannya adalah upaya sistematis mengawali penangan isu-isu lingkungan hidup di tingkat komunitas terkecil. BGC diharapkan, bisa menjadi bola salju menggerakan potensi masyarakat lain yang lebih besar. "BGC bisa meningkatkan intensitas penghijauan, pembuatan sumur resapan atau biopori, juga pengelolaan sampah dengan 3R nya. Ini akan mempercepat proses perubahan perilaku menuju komunitas-komunitas ramah lingkungan. Penguatan sikap dan perilaku ini harus terus ditingkatkan,"tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, H Edi Siswadi yang hadir bersama Wali Kota menyatakan, BGC dikatakannya telah memberi perubahan sangat dahsyat pada perilaku masyarakat. Masyarakat menjadi lebif kreatif memperlakukan sampah. Sampah dinilai sebagai sesuatu yang berharga, punya nilai dan dijadikan sebagai sahabat, sebagai musuh yang harus dibuang. Kondisi yang menurutnya harus dikembangkan dan ditingkatkan sehingga kepedulian terus berkesinambungan.

Khususnya penggunaan dan pemanfaatan kantung plastik yang dinilainya bisa mengganggu ekosistem, Pemkot dan DPRD Kota Bandung, dikatakannya kini sudah ada keinginan untuk membuat peraturan daerah (Perda) tersendiri disamping Perda lain tentang pengelolaan sampah. Bagaimana pembatasan, sikap dan perlakuan masyarakat nantinya diatur dalam Perda. "Masalah-masalah itu sekarang sedang digodog di Dewan. Bagi kita yang penting ada pola pengaturan, ada upaya sehingga bisa mereduksi dan merubah perilaku,".(Ally)
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...

Kota Bandung Terima Penghargaan Nasional Indonesia Tourism Award dan Hipenca

Bandung, (publikaNews) - Dalam waktu dua hari berturut-tuturut, Wali Kota Bandung, H Dada Rosada menerima penghargaan tingkat nasional. Penghargaan pertama dibidang pariwisata berupa penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) untuk kategori The Best Most Favourite City and The Best Service City dari Kementerian Kebudayaan Pariwisata, diserahkan Menbudpar RI, Jero Wacik di Graha Metro TV di Jalan Kedoya-Kebun Jeruk Jakarta Barat, Kamis malam, (2/12).

Penghargaan kedua dibidang kepedulian dan keberpihakan pada penyandang cacat berupa penghargaan Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca) dari Kementerian Sosial RI., diserahkan Menterian Sosial, Salim Segaf Al Jufri di Hotel Bidakara, Jalan Gaott Subroto Jakarta Pusat, Jumat siang (3/12).

Wali Kota Bandung, H Dada Rosada, menyatakan kegembiraan sekaligus apresiasi kepada masyarakat. Dikatakannya, wisatawan mancanegara dan domestik yang datang, tidak mungkin menilai Kota Bandung sebagai kota favourit paling banyak diminati dan kota dengan pelayanan terbaik, jika masyarakat termasuk dunia usaha tidak ikut berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan di Kota Bandung. Peram itu meliputi menjaga ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, kemanan dan kenyamanan, ramah tamah serta kenangan dengan berbagai industri kreatifnya.

Penghargaan yang diterimanya, ditandaskannya adalah hasil kerja keras dan upaya bersama. Tugas pemkot memfasilitasi, keberhasilan sangat tergantung masyarakat. "Penghargaan tentunya harus kita pertahankan, menjadikannya titik awal untuk kita terus berkarya dan meningkatkan pelayanan," ujarnya usai menerima penghargaan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Priyana Wirasaputra menuturkan, dari beberapa fungsi kota, diantaranya sebagai pusat pemerintahan ibukota Jawa Barat, pusat pendidikan, jasa dan perdagangan, Kota Bandung sejak lama diakui memiliki fungsi kota wisata. "Banyak ragam industri pariwisata potensial dikota ini. Tidak saja hotel, rumah makan, wisata kuliner, mall dan factory outlet, Kota Bandung juga banyak ragam seni budaya khas daerah yang diminati wisatawan mancanegara dan lokal,".

"Industri pariwisata telah menjadi salah satu pilar perekonomian kota Bandung. Andalan dan penyumbang terbesar pendapatan asli daerah.. Hingga Oktober 2010, sektor ini mampu menyumbang lebih Rp 176 milyar, didapat dari pajak hotel, restoran dan tempat hiburan," imbuhnya.

Terkait kepedulian dan keberpihakan pada penyandang cacat atau penyandang distabilitas, dikatakannya, upaya kota Bandung cukup maksimal. Upaya itu meliputi perlindungan dalam bentuk Perda, pemberdayaan melalui rehabilitasi bersumberdaya masyarakat (RBM), termasuk bantuan ekonomi dan sarana alat bantu lainnya.

Merespon keinginan Mensos, agar pemerintah daerah biasa mengakomodir penyandang distabilitas menjadi tenaga kontrak kerja (TKK), Pemkot Bandung pada dasarnya siap dan APBD pun mampu menggajinya. Dirinya pun mengakui tidak bisa berbuat banyak karena terbentur aturan Pusat. Pemda tidak lagi boleh lagi mengangkat TKK, tapi penyandang distabilitas yang jadi pegawai Pemkot, meski belum satu persen, sudah ada yang jadi PNSD," ujarnya.(Ally)
Senin, Desember 06, 2010 | 0 komentar | Selengkapnya...