HJKB 2014

HJKB 2014

Berita Palestina

Pariwisata

QUOTE : Jadikanlah Hari Ini Lebih Baik dari Hari Kemarin


Ridwan Kamil : Media Sosial Pengaruhi Pola Komunikasi

BALI - Di hadapan forum yang dihadiri 750 delegasi, praktisi dan pakar dalam bidang marketing, periklanan serta media se-Asia Pasifik, Walikota Bandung M Ridwan Kamil mengatakan penetrasi kekuatan media sosial seperti twitter, facebook, instagram, youtube dan lainnya mempengaruhi pola komunikasi antar masyarakat bahkan politik. 

Ridwan bercerita bagaimana kekuatan media sosial merevolusi hingga memberikan pengaruh dari mulai ia terpilih menjadi wali kota Bandung sampai mempengaruhi pola komunikasi pemerintahan.

"Kita telah memasang 5000 titik WIFI di berbagai penjuru kota karena kita tahu dengan hanya melalui smartphone kita dapat terhubung dan kita dapat memonitor segala aktivitas atau kejadian apa di Kota Bandung," 

Hal itu diungkapkannya saat menjadi nara sumber di ajang internasional sesi Indonesia Reinvented dalam Asia Pacific Media Forum (APMF) 2014, di Pecatu East Lobby, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kawasan Nusa Dua Bali, Sabtu (20/09/2014) 

Ia membagi Ide dan pengalamannya melalui social media, salah satunya terkait inovasi yang banyak dilakukan di era kepemimpinannya melalui pengimplentasian pelaporan permasalahan masyarakat secara visual kepada pemerintah, SKPD kepada Wali Kota.

"Sekarang setiap dinas di Pemkot Bandung sudah mempunyai account twitter, warga dapat melaporkan keluhannya seperti jalan bolong, PKL, dan lainnya melalui sosial media dan penyelesaian permasalahan yang diselesaikan dinas terlapor harus dilaporkan secara visual sebelum dan sesudahnya,"

Dirinya mengemukakan pemikirannya bagaimana para pemangku kepentingan sebaiknya mengembangkan, menemukan dan melahirkan kembali cara berpikir yang baru dalam menjalin hubungan antara pemerintah, media dan masyarakat.

"Kita juga telah membuat aplikasi penilaian camat, bansos online, dan tahun 2015 nanti pemkot Bandung akan mempunyai suatu ruangan yang di penuhi layar LCD disekelilingnya untuk memonitor segala sesuatu secara digital yang kita sebut command center, beratus aplikasi software sedang kita siapkan," papar Ridwan. 

Asia Pacific Media Forum (APMF) diselenggarakan sejak tahun 2005, bertemakan 'connect deeper' merupakan ajang internasional pertemuan para ahli brand / marketing, pakar media, spesialis komunikasi dan agen perubahan.

Forum ini dibuat untuk memberikan inspirasi terhadap pengembangan inovasi brand dan menciptakan ide ide kreatif dalam rangka menjalin hubungan yang erat antara brand dengan konsumennya, terutama dalam kondisi dimana pergerakan media landscape terjadi sangat cepat.

"Wali Kota jaman sekarang harus dekat dengan masyarakatnya, ia harus terhubung langsung dari hati ke hati, sebagai wali kota harus memberikan contoh dengan terjun langsung, seperti bersepeda, pungut sampah, mengangakat kembali budaya sunda," pungkas Ridwan menggambarkan ia mampu menurunkan ribuan orang berkolaborasi mendukung gerakan pungut sampah. (LY)

Minggu, September 21, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

Pakar al Quds: Perang Pindah dari Gaza ke Area al Aqsha

GAZA - Pakar masalah al Quds dan permukiman Yahudi, Dr. Jamal Amr memperingatkan bahaya serangan yang terjadi saat ini terhadap masjid al Aqsha. Dia menyebut bahwa perang telah berakhir di Jalur Gaza dan berpindah ke area masjid al Aqsha dengan dipimpin oleh rabi ekstrimis Yahudi Moshe Viglin.

Amr mengatakan, serangkaian penyerbuan dan aksi permusuhan terhadap masjid al Aqsha yang terjadi hari-hari ini belum pternah terjadi di masjid al Aqsha sepanjang sejarah pendudukan.

Dia menambahkan, "Sekarang perang telah berpindah dari Jalur Gaza ke area masjid al Aqsha. Penjajah Zionis mengusir para aktivis dan relawan. Baru-baru ini Zionis menyerahkan keputusan pendeportasian selama 40 hari, khususnya kepada para wanita dan para pegawai serambi ilmu. Penyerbuan yang terjadi belakangan ini lebih terorganisir setelah pembubaran lembaga pemakmuran al Aqsha dan penyitaan miliknya berikut programnya."

Ahad pagi tadi, seorang rabi ekstrimis Yahudi yang juga Ketua Kneseet Zionis, Moshe Viglin, menyerbu masjid al Aqsha dari pintu barat masjid al Aqsha (pintu al Magharibah), dengan mendapatkan penjagaan ketat dari polisi khusus Zionis dan naik ke piring Kubah Shakhrah dan berjalan-jalan di area masjid.

Mengomentari tindakan Viglin ini, Dr. Jamal Amr mengatakan, "Viglin adalah seorang rabbi ekstrim yang sangat dengki dengan keberadaan Arab di masjid al Aqsha dan menganganggap mereka sebagai pendatang. Secara periodik dia menyerukan penyerbuan masjid al Aqsha dari pintu al Maghariba dan keluar dri pintu Silsilah untuk menyerbu Kubah Shakhrah dan mushalla Kibali dengan disokong oleh polisi dan intelijen. Dalam penyerbuan kali ini mereka mengancam para wanita dan adu tangan dengan para jamaah masjid."

Dia mengingatkan bahwa Viglin telah memasukkan cara permusuhan baru, yaitu melaksanakan ibadah di area masjid al Aqsha di siang hari secara terang-terangan dimulai dari jam setengah deplapan pagi hingga setengah sebelas dan dari setengah dua siang hinngga setengah tiga. (asw/infopalestina.com)

Senin, September 15, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

Hamas : Oslo Memecah-belah Rakyat dan Perlawanan Menyatukannya

GAZA - Petinggi Gerakan Perlawanan Islam Hamas Musyir al Misri mengatakan bahwa persatuan sikap politik dan militer Palestina dalam menghadapi agresi terakhir Zionis ke Jalur Gaza merupakan yang pertama sejak penandatanganan perjanjian Madrid dan juga Oslo, keduanya telah memecah belah rakyat Palestina sejak kedua perjanjian tersebut ditandatangani.

Misri menambahkan bahwa persatuan sikap politik dalam perundingan di Kairo dan persatuan kerja militer bersama di Jalur Gaza merupakan fenomena paling menonjol dalam konfrontasi terakhir dengan penjajah Zionis di Jalur Gaza.

Dia menegaskan bawha perlawanan dan rakyat yang melindunginya telah mencatat kemenangan baru melawan penjajah Zionis. Dia menambahkan, "Bahkan faksi-faksi yang tidak mengadopsi pilihan perlawanan, mengadopsi tuntutan bersama untuk hak-hak rakyat dalam perundingan tidak langsung di Kairo."

Petinggi Hamas ini memastikan bahwa perundingan tersebut akan kembali dilaksanakan pada waktu yang ditentukan antara pihak Palestina dan Zionis untuk melanjutkan pembahasan yang tersisa. (asw/infopalestina.com)

Senin, September 15, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

57 Persen Pasangan Suami Istri Tak Miliki Buku Nikah

BANDUNG- Jumlah pasangan suami istri yang tidak memiliki buku nikah hingga saat ini masih tinggi. Demikian dikemukakan Ketua Lembaga Survei Indonesia Research Instutute, Deni Tino Nugroho.

Menurut Deni, berdasarkan hasil survey yang dilakukan pihaknya bersama BKKBN Jawa Barat di lima kota/ kabupaten didapati sekitar 57 persen pasangan suami istri tidak memiliki buku nikah.

"Kita lakukan survei di 5 kabupaten/kota Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, Kota Bogor dan Kota Sukabumi, angkanya mencapai 57% belum miliki buku nikah," ucapnya

Deni beralasan, ada banyak banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka pasangan suami istri belum memiliki buku nikah, diantaranya biayanya yang mahal dan tidak mengetahui mekanisme pembuatan surat nikah,

"Sebanyak 39% responden tidak mengetahui mekanisme pembuatan buku nikah, 7% karena tradisi dan 19% lainnya dengan berbagai alasan, salah satunya karena nikah siri," tutur Deni, kepada wartawan usai seminar meningkatkan pencapaian sasaran program KBB di Jawa Barat melalui Manajemen Pelayanan KB Secara Komprehensif dan Integratif di Hotel Fave Bandung, Kamis (11/09).

Deni mengaku, pihaknya prihatin dengan masih banyaknya pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah di Jawa Barat yang nota bene berdekatan dengan ibu kota negara.

"Pendidikan yang rendah menjadi salah satu factor sulitnya mereka mendapatkan informasi kepemilikan buku nikah, disamping biaya yang menurut mereka cukup mahal yang bisa mencapai Rp 1,5 juta," pungkasnya.(Ly/Jbr)
Senin, September 15, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

Universitas Telkom-UNESCO Jajaki Kerjasama

BANDUNG - Salah satu Perguruan Tinggi di Bandung dan UNESCO menjajaki kerjasama di beberapa bidang. Hal tersebut, mengemuka dalam konpres yang berlangsung pecan lalu di Savoy Homann Kota Bandung. 

Tentang penjajagan kerjasama diungkapkan Deputy Director of Senior Program Spesialist for Water and Environmental Sciences UNESCO Office Jakarta, Shahbaz Khan.
 
Menurut Shahbaz Khan, penjajakan kerjasama dilatarbelakangi oleh beberapa isu diantaranya isu pemanasan global dan  perbaikan lingkungan seperti upaya menyelesaikan persoalan banjir.

Khusus untuk beberapa kota di Indonesia seperti Bandung menjadi perhatian untuk kerjasama ini mengingat Kota Bandung menjadi pusat pendidikan, bahkan di Kota Bandung perkembangan seni dan budaya seperti Angklung juga pesat berkembang. Diharapkan dengan kerjasama ini dapat mempercepat pendidikan sains untuk mengembangkan bidang-bidang tersebut.

Untuk rencana aksinya, difokuskan pada keterkaitan konektivitas jaringan pendidikan sains terutama ICT, yang dalam pengembangannya tidak hanya di Indonesia saja, tetapi pengembangannya akan dikembangkan di Negara-negara Asia Pasifik. Khusus untuk pengembangan ICT, ujar Shahbaz Khan akan dipromosikan melalui Universitas Telkom dan ITB. (Ly/Jbr)

Senin, September 15, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

Pasukan Cadangan Israel Tolak Beroperasi di Palestina

tentara israel

Puluhan tentara cadangan dari unit intelijen Israel secara terbuka menyatakan penolakan mereka untuk beroperasi di wilayah Palestina.

Puluhan pasukan cadangan dan veteran anggota unit intelijen tentara elit Israel telah mengutuk tuduhan "pelanggaran" terhadap warga Palestina di wilayah-wilayah pendudukan.

Empat puluh tiga tentara cadangan itu menyatakan kecaman mereka dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Perdana Menteri Israel, Kepala angkatan bersenjata, Kepala intelijen militer dan diedarkan ke media pada hari Kamis.

"Kami veteran Unit 8200, veteran pasukan cadangan  dan pasukan sekarang, menyatakan bahwa kami menolak untuk mengambil bagian dalam kegiatan terhadap warga Palestina dan menolak menjadi alat untuk memperdalam kontrol militer di wilayah-wilayah pendudukan," tulis para prajurit itu.

"Tidak ada perbedaan antara orang Palestina yang tidak, dan yang terlibat dalam aksi kekerasan, kita tidak bisa terus melayani sistem ini dari hati nurani kami, dengan menolak hak-hak jutaan orang" tulis mereka.

Para prajurit kemudian mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap pelanggaran hak asasi manusia dan gangguan terhadap kehidupan rakyat Palestina  sehari-hari.

Mereka menjelaskan bahwa mereka tidak akan lagi mengambil bagian dalam tindakan yang merugikan orang yang tidak bersalah dan menyerukan kepada semua prajurit untuk bergabung dengan perjuangan mereka dan berbicara.

"Kami menyerukan semua tentara yang bertugas di Korps Intelijen, sekarang dan di masa depan, bersama dengan semua warga Israel, untuk berbicara menentang ketidakadilan ini dan mengambil tindakan untuk mengakhiri hal ini."

Seorang tentara juga mengatakan kepada RIbu Channel 10 bahwa ia merasa pekerjaan ini sebagian besar didorong oleh "alasan politis" untuk memperkuat kontrol Israel atas Tepi Barat, bukan masalah keamanan.

Surat itu diterbitkan kurang dari tiga minggu setelah serangan sengit militer Israel terhadap para pejuang Palestina di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 2.200 orang, dilanda sebagian besar adalah warga sipil.

Unit Tentara 8200  adalah salah satu unit terbaik dan tercerdas tentara Israel, yang mengurus pengawasan dan pemantauan komunikasi selain bertugas berbagi informasi dengan badan-badan intelijen sipil Israel. (Al Jazeera, 13/9/2014)

Senin, September 15, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...

Pemkab Jamin Pengobatan dan Pemulihan Balita Gizi Buruk, Chelsi

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9678.jpg

INDRAMAYU  - Pemerintah Kabupaten Indramayu membebaskan seluruh biaya pengobatan dan pemulihan Chelsi balita yang terkena gizi buruk. Selain itu, Pemkab Indramayu juga menjamin biaya pendidikan dan kehidupan kakak-kakaknya yang kini tengah menempuh pendidikan.

Hal itu ditegaskan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Indramayu, Drs. Wahidin, MM yang menengok langsung keberadaan Chelsi di Ruang Kijang Kencana No 15 RSUD Indramayu, Kamis sore (11/09).

Menurut Wahidin, kondisi gizi buruk yang dialami Chelsi merupakan kasus yang sangat langka. Biasanya jika kasus gizi buruk muncul biasanya seorang anak hanya kekurangan gizi sehingga terjadi pembesaran perut, namun ketika melihat kondisi yang dialami Chelsi kondisinya sangat memperihatinkan hal ini karena hanya tulang yang terbungkus oleh kulit.

"Kita tanggung semua biaya pengobatan dan pemulihan Chelsi, kakak-kakaknya yang ada di rumah juga kita proteksi biaya pendidikannya apalagi mereka semua yatim piatu," tegas Wahidin

Sementara itu, untuk akomodasi orang yang menunggui Chelsi selama di rumah sakit pihaknya juga memberikan jaminan biaya. Biaya tersebut diperuntukan untuk makan minum dan keperluan lainnya yang bersumber dari Yayasan Gempur Gakin.

Dengan adanya kejadian ini pihaknya menjadi bahan evaluasi dari semua pihak. Pasalnya Pemkab Indramayu sampai dengan kejadian ini mencuat tidak mendapatkan laporan dari bagian struktur pemerintahan terbawah.

"Jika kami mendapatkan laporan dari awal maka ini bisa kami atasi secara cepat, apalagi saat ini Bupati Indramayu tengah gencar memberlakukan Kartu Sehat dan Pintar. Sayangnya aparatur pemerintahan yang ada disana tidak memberikan laporan kepada kami secepatnya. Kami justru mendapati laporan ini dari sekelompok masyarakat yang sangat peduli dengan kejadian ini," katanya.

Pada kesempatan itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Alumni SMA 1 Sindang angkatan 1994 yang telah secara bergantian mau menemani Chelsi selama berada di rumah sakit terlebih kepada Ibu Tantri yang telah mau menolong dan membawa secepatnya Chelsi ke rumah sakit.

Sementara itu Wakil Direktur Bidang Pelayanan pada RSUD Indramayu dr. Deden Boni Koswara menjelaskan, berdasarkan diagnose medis dokter spesialis kondisi Chelsi saat ini sudah mulai membaik . Namun karena ada pembengkakan jantung maka harus dilakukan observasi lanjutan dengan akan dipindahkan ke ruang ICU.  Jika kondisi jantung sudah stabil maka Chelsi bisa kembali ke ruang perawatan. Kamis sore Chelsi sudah bsa berkomunikasi dengan orang lain mekipun dengan anggukan kepala dan lambaian tangan.(LY)

Jumat, September 12, 2014 | 0 komentar | Selengkapnya...